Patroli TNI Pastikan Karhutla Nihil di Pasir Limau Kapas
ROKAN HILIR – Babinsa Koramil 04/Kubu kembali menyisir kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, RT 02/RW 14, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/7/2026). Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan sehingga kondisi wilayah dipastikan tetap aman.
Patroli dipimpin Sertu Boysandi dengan melibatkan dua warga setempat. Tim bergerak sejak pagi menyusuri sejumlah lokasi yang selama ini dipetakan sebagai kawasan rawan terbakar, sekaligus memantau kondisi lahan untuk mengantisipasi munculnya kebakaran sejak dini.
Menggunakan dua unit kendaraan roda dua, personel mendatangi titik-titik yang berada di sekitar koordinat 2°17'47" LU dan 100°23'10" BT. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada asap, api, maupun indikasi pembakaran yang dapat memicu meluasnya karhutla.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca panas. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda munculnya titik api.
Danramil 04/Kubu menegaskan patroli rutin menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah binaan.
"Kami terus meningkatkan patroli di daerah yang berpotensi terjadi kebakaran. Hasil hari ini nihil titik api, namun kewaspadaan tidak boleh berkurang. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan," tegas Danramil 04/Kubu.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap kondusif tanpa kendala di lapangan. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menjaga wilayah agar tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan.
Patroli karhutla akan terus dilaksanakan secara berkala oleh Koramil 04/Kubu sebagai langkah deteksi dini sekaligus memastikan setiap potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan wilayah Pasir Limau Kapas tetap aman dan terbebas dari ancaman karhutla sepanjang musim kemarau.
Editor :Tim Sigapnews