TNI Bersama Tim Gabungan Kepung Karhutla 5 Hektare lahan gambut di Pasir Limau Kapas
ROKAN HILIR — Personel TNI bersama tim gabungan kembali berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (8/8/2026). Memasuki hari kedua, tim menghadapi kebakaran di lahan gambut yang diperkirakan mencapai 5 hektare.
Pemadaman berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Sebanyak 15 personel TNI bersama 15 personel Polri, lima personel BPBD, delapan anggota MPA dan 10 masyarakat dikerahkan untuk memadamkan sekaligus mendinginkan area yang terbakar.
Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Diki Apriadi turut hadir memantau langsung penanganan di lapangan. Selain Dandim, sejumlah pejabat turut berada di lokasi, yakni Wakapolda Riau Hengki Hariadi, Irdam TNI Brigjen Totok Sutriono, Kalaksa BPBD Provinsi Riau M Edy Afrizal, Karo Ops Polda Riau AKBP E.L.B. Sitanggang, Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi dan Ketua BPBD Rohil Rizal.
Kehadiran unsur TNI, Polri, BPBD dan unsur masyarakat tersebut memperkuat koordinasi penanganan karhutla yang memasuki hari kedua.
Dari luas lahan yang diperkirakan mencapai 5 hektare, sekitar 2,3 hektare telah berhasil dipadamkan. Sementara sekitar 2,7 hektare masih membutuhkan penanganan dan pendinginan.
Tim mengerahkan dua helikopter water bombing untuk membantu pemadaman dari udara. Sementara di darat, petugas menggunakan lima mesin ministriker, 25 gulung selang buang, lima nozzle dan lima selang hisap.
Kebakaran terjadi di lahan gambut yang telah ditanami kelapa sawit. Lokasinya berada sekitar 69 kilometer dari Koramil 04/Kubu, pada koordinat 2°16'42"N dan 100°21'41"E.
Penyebab kebakaran dan pemilik lahan masih dalam penyelidikan. Petugas juga menghadapi kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api serta membuat bara kembali menyala.
Hingga penanganan berlangsung, titik api utama telah padam, namun asap masih terlihat di sejumlah bagian lahan. Personel TNI bersama tim gabungan terus melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Operasi pemadaman akan terus dilanjutkan sampai seluruh titik dinyatakan aman. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah karhutla meluas dan menjaga wilayah Rokan Hilir tetap aman dari ancaman kebakaran lahan.
Editor :Tim Sigapnews