Babinsa Koramil 02/KT Sigap bantu Warga Jinakkan Api di SMPN 5 Titian Modang Kopah
Babinsa Koramil 02/KT Sigap bantu Warga Jinakkan Api di SMPN 5 Titian Modang Kopah
Babinsa Koramil 02/KT Kodim 0302/Inhu Sertu Desma Dedi bersama warga turut turun tangan melakukan upaya pemadaman agar api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar sekolah.
Babinsa Koramil 02/KT Sigap bantu Warga Jinakkan Api di SMPN 5 Titian Modang Kopah
KUANTAN SINGINGI — Kepulan asap tebal tiba-tiba terlihat dari kawasan SMPN 5 di Desa Titian Modang Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Dalam hitungan menit, api membesar dan melahap bangunan kantin, gudang serta mushollah sekolah.
Warga yang pertama melihat kejadian langsung bergerak meminta bantuan sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran. Babinsa Koramil 02/KT Kodim 0302/Inhu Sertu Desma Dedi bersama warga turut turun tangan melakukan upaya pemadaman agar api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar sekolah.
Situasi semakin terkendali setelah dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuantan Singingi dan satu unit kendaraan pemadam dari Koramil 02/KT tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas bersama personel TNI, Polri, Satpol PP dan masyarakat langsung berjibaku menjinakkan kobaran api.
Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 17.45 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Pendinginan dan pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Saksi Rudianto dan Dila menyebutkan, api diketahui setelah muncul asap tebal dari arah halaman SMPN 5. Keduanya kemudian melihat kobaran api yang mulai membesar dan segera meminta pertolongan warga.
Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan kantin, gudang dan mushollah beserta sebagian besar isinya mengalami kerusakan. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Sebanyak 21 personel terlibat dalam penanganan, terdiri atas dua personel TNI, tiga Polri, 10 petugas Damkar dan enam personel Satpol PP.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting arus listrik, namun penyebab pasti masih dalam pendalaman pihak terkait.
Gerak cepat warga bersama aparat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke bangunan maupun rumah penduduk di sekitar sekolah.
Editor :Tim Sigapnews