Jembatan Gantung Garuda Tahap V Dibangun, Tiga Desa di Rakit Kulim Segera Terhubung
INDRAGIRI HULU — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V terus dikebut di wilayah Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu. Infrastruktur sepanjang 30 meter tersebut diproyeksikan menghubungkan Desa Talang Perigi dengan Desa Talang Maju dan Desa Talang Limau, sehingga membuka akses mobilitas warga antardesa.
Aktivitas pembangunan terlihat berlangsung di kawasan yang masih didominasi pepohonan dan medan terbuka. Sejumlah personel TNI turun langsung mengerjakan berbagai tahapan konstruksi, mulai dari menyiapkan material hingga mengolah campuran beton dan membantu pekerjaan di lapangan.
Material berupa semen, pasir dan batu telah tersedia di lokasi. Pengerjaan dilakukan secara bertahap untuk mengejar target pembangunan sekaligus memastikan setiap tahapan konstruksi dapat berjalan dengan baik.
Kehadiran jembatan ini dinilai penting bagi masyarakat di tiga desa yang selama ini membutuhkan akses penghubung untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Selain mobilitas warga, jalur tersebut nantinya diharapkan memperlancar distribusi kebutuhan serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Keterlibatan personel TNI bersama masyarakat juga menjadi bagian dari proses pembangunan. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat pekerjaan di lapangan, tetapi sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam membangun fasilitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
“Pembangunan terus kami kerjakan secara bertahap. Harapannya, jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat dan mempermudah akses masyarakat antarwilayah,” ujar narasumber di lokasi pembangunan.
Jembatan Gantung Garuda Tahap V bukan sekadar konstruksi sepanjang 30 meter. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi akses strategis yang memperkuat konektivitas Talang Perigi, Talang Maju dan Talang Limau.
Dengan terbukanya akses penghubung, masyarakat di tiga wilayah tersebut berpeluang mendapatkan perjalanan yang lebih mudah dan efisien. Aktivitas ekonomi, distribusi barang maupun interaksi sosial antardesa juga diharapkan semakin lancar.
Hingga pembangunan berlangsung, personel TNI dan masyarakat masih terlihat beraktivitas di lokasi. Setiap material yang dipindahkan dan bagian konstruksi yang dikerjakan menjadi bagian dari proses menghadirkan jalur penghubung baru bagi masyarakat Rakit Kulim.
Editor :Tim Sigapnews