Babinsa Koramil 03/Tpl Dan Tim Gabungan Dinginkan 4 Hektare Pasca Karhutla di Sungai Gantang
KEMPAS – Tim gabungan yang melibatkan Babinsa Koramil 03/Tempuling, Polri, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga berhasil mendinginkan 4 hektare lahan gambut yang terbakar di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Jumat (08/05/2026). Memasuki hari ketiga penanganan, seluruh area terdampak berhasil dipadamkan hingga 100 persen, meski tim harus menghadapi cuaca panas dan hembusan angin yang berubah-ubah.
Sebanyak 34 personel turun ke lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Mereka terdiri dari 3 personel TNI, 5 anggota Polri, kepala desa, 2 staf desa, 3 anggota MPA, serta sekitar 20 masyarakat.
Dari pantauan di lapangan, kondisi lahan yang didominasi tanah gambut dan semak belukar menjadi tantangan tersendiri. Api yang berada di kawasan gambut berpotensi kembali muncul apabila bara di bawah permukaan belum benar-benar padam.
Tim bergerak menggunakan sejumlah peralatan yang tersedia, antara lain mesin robin, pompa gendong, parang, dan cangkul. Petugas menyisir area terbakar sekaligus melakukan pendinginan untuk memastikan bara api tidak kembali menyala.
“Pemadaman terus dilakukan dengan mengutamakan pendinginan pada area yang sudah terbakar. Kondisi gambut dan cuaca panas membuat tim harus tetap waspada karena bara dapat kembali muncul,” ujar salah satu personel di lokasi.
Kebakaran tersebut berada sekitar 30 kilometer dari Koramil 03/Tempuling, dengan titik koordinat 0,55213, 102,91579. Hingga proses penanganan berlangsung, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±4 hektare dan seluruh area tersebut telah berhasil dipadamkan.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim belum menyimpulkan sumber awal munculnya api dan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mencegah munculnya titik panas baru.
Delapan nama tercatat sebagai pemilik lahan yang terdampak, yakni Abdul Rahman, Wagiok, Ijul Mala, Poniman, Saiful Muslim, Bukha Hori, Ali Mustori, dan Abu Hanifa.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 03/Tempuling