Babinsa Koramil 07/Reteh Pimpin Pemadaman Karhutla di Parit 2, 2 Ha Lahan Berhasil Dipadamkan
Peltu Nofiandi anggota Babinsa Koramil 07/Reteh memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendinginan Karhutla di wilayah binaannya.
INDRAGIRI HILIR - Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terus digencarkan oleh TNI di wilayah Kodim 0314/Inhil. Pada hari Selasa tanggal 25 Agustus 2026, Peltu Nofiandi anggota Babinsa Koramil 07/Reteh memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendinginan Karhutla di wilayah binaannya.
Kebakaran terjadi di Parit 2, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 0,7451S 103,2138E dengan jarak tempuh dari Koramil menuju lokasi sekitar 10 KM.
Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare. Lahan tersebut merupakan tanah gambut dengan kondisi kebun kelapa tua yang sudah tidak dirawat. Hingga saat ini penyebab munculnya sumber api masih dalam penyelidikan pihak Polsek Reteh. Lahan yang terbakar diketahui milik Hj Jawaria warga Bungis berusia 68 tahun, Yasin warga Jawa berusia 43 tahun, dan H Mansur warga Bungis berusia 68 tahun.
Dalam kegiatan pemadaman ini, personel gabungan yang terlibat berjumlah 32 orang. Terdiri dari 2 orang anggota TNI, 8 orang anggota Polri, 2 orang staf kelurahan, dan 20 orang masyarakat yang dengan semangat membantu proses pendinginan. Untuk peralatan yang digunakan di lapangan diantaranya 2 unit mesin robin, 12 roll selang, 7 unit handprayer, dan 10 buah parang.
Hingga laporan ini disampaikan, progres di lapangan menunjukkan bahwa seluruh titik api seluas 2 hektare atau 100 persen sudah berhasil dipadamkan. Saat ini tim masih melaksanakan tahap pendinginan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap agar tidak muncul kembali titik api baru.
Proses pemadaman tidak berlangsung mudah. Tim di lapangan menghadapi sejumlah hambatan seperti kondisi tanah gambut yang sulit dipadamkan, cuaca panas, serta arah angin yang berubah-ubah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim terus melakukan upaya pendinginan secara intensif dan juga membuat sekat atau pembatas di sekitar lokasi agar api tidak merambat ke area lain.
Peltu Nofiandi menyampaikan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan dan masyarakat sangat membantu dalam percepatan penanganan Karhutla ini.
"Kami bersama seluruh unsur terus bekerja sampai titik asap benar-benar padam. Ini bentuk kepedulian kita bersama untuk menjaga wilayah agar tetap aman dari bencana Karhutla," ujarnya.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan berjalan aman dan lancar hingga selesai.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil