Tim Gabungan Perkuat Pemadaman Karhutla di Dayun Siak, Lebih dari 200 Personel Dikerahkan
Personel gabungan melakukan pemadaman Karhutla di Kampung Dayun, Siak, Riau.
SIAK – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, terus diperkuat. Memasuki hari kedua penanganan, tim gabungan mengerahkan lebih dari 200 personel untuk melakukan pemadaman, pendinginan, dan penyekatan guna mencegah api meluas ke kawasan di sekitarnya.
Kebakaran terjadi di lahan milik warga, Sdr. Manto Sinaga, dan pertama kali diketahui pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 22.25 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 6 hektare.
Lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang berbatasan langsung dengan areal PT. BSP. Kondisi tersebut membuat penanganan membutuhkan upaya ekstra, terutama untuk mengantisipasi penyebaran api ke areal lainnya.
Personel gabungan yang terlibat berasal dari unsur TNI, Polri, BPBD Kabupaten Siak, Yon TP/Brifing, Manggala Agni, BKSDA, Masyarakat Peduli Api (MPA), pihak kecamatan, PT. BSP, PT. Ekawana, serta unsur terkait lainnya.
Sejumlah sarana pendukung juga dikerahkan dalam operasi pemadaman. Di antaranya satu unit helikopter water bombing BNPB N-5193Y, mobil pemadam kebakaran PT. BSP, kendaraan patroli Polri dan Security, dua unit excavator PT. BSP, satu unit excavator Pemda Siak, satu unit excavator PT. Ekawana, sembilan unit mesin mini strike, serta satu unit mesin Mastri.
Medan Sulit, Titik Api Berjarak dari Kendaraan Damkar
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah jarak titik api yang cukup jauh dari posisi kendaraan pemadam. Selang mobil Damkar PT. BSP belum mampu menjangkau seluruh titik api karena lokasi kebakaran berjarak sekitar 50 meter dari posisi kendaraan.
Kondisi tersebut mendorong tim gabungan menggunakan berbagai metode dan peralatan untuk menjangkau titik-titik api serta melakukan penyekatan pada area yang dinilai rawan.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Security PT. BSP saat melaksanakan patroli di sekitar perbatasan areal kerja perusahaan. Setelah menemukan titik kebakaran, petugas segera melaporkan kejadian tersebut kepada Danru Security dan Vire HSE PT. BSP.
Personel kemudian bergerak menuju lokasi bersama kendaraan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan awal.
Sekitar pukul 03.00 WIB, Piket SPK bersama Piket Fungsi turut mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran di kawasan perbatasan antara areal PT. BSP dan lahan masyarakat. Koordinasi kemudian dilakukan untuk memperkuat upaya pemadaman.
Berdasarkan keterangan penjaga kebun, Marudut Siringo-Ringo, serta Security PT. BSP, Tubagus, lahan yang terbakar merupakan milik Manto Sinaga yang dikelola oleh pemiliknya dan berbatasan langsung dengan areal PT. BSP.
Lokasi kebakaran berada pada koordinat 0.661988 N dan 102.074154 E.
Kodim 0322/Siak Perkuat Sinergi Penanggulangan Karhutla
Hingga laporan ini disusun, sejumlah titik api masih ditemukan menyala di sekitar lahan sawit dan kawasan hutan. Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pendinginan, dan penyekatan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.
Kodim 0322/Siak turut mendukung penanganan karhutla melalui pengerahan personel dan koordinasi bersama seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
Upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan percepatan pemadaman serta pencegahan penyebaran api, khususnya ke lahan dan kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian.
Sinergi lintas instansi menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla di wilayah Kabupaten Siak. Dengan dukungan personel, peralatan darat, hingga operasi water bombing, tim gabungan terus berupaya memastikan api dapat dikendalikan dan dampaknya tidak meluas.
Kodim 0322/Siak bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan karhutla demi melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah Kabupaten Siak dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Staf Penerangan Kodim 0322/Siak