Babinsa Koramil 10/Pelangiran dan Tim Gabungan Terus Melakukan Pendinginan Karhutla Tanjung Simpang
INHIL - Tim gabungan masih melakukan pendinginan setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sekitar 4 hektare lahan di Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (27/8/2026). Meski titik api utama telah padam, asap masih muncul dan menyebar di sejumlah bagian lahan gambut.
Pemadaman dilakukan Babinsa Koramil 10/Pelangiran Kodim 0314/Inhil bersama petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 46 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 1 personel TNI dan 45 petugas damkar.
Kondisi medan membuat proses pemadaman tidak mudah. Petugas harus menghadapi lahan gambut yang kering dan tebal, semak belukar, sumber air yang cukup jauh, serta cuaca panas disertai angin kencang. Kondisi itu berpotensi membuat api kembali muncul meski bara di permukaan telah berhasil dikendalikan.
Untuk mempercepat penanganan, tim mengoperasikan enam mesin Honda GX Robin, dua mesin GX 200, satu gulung Robin 22, 22 nozzle, serta 20 gulung selang.
Petugas tidak hanya mengejar api yang terlihat, tetapi juga menyasar titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Pendinginan menjadi langkah utama untuk mencegah bara di dalam gambut kembali terbakar dan memperluas area terdampak.
Hingga laporan terakhir diterima, titik api dinyatakan sudah padam. Namun, asap masih terlihat melebar sehingga personel tetap berada di lokasi untuk melakukan pendinginan dan pemantauan.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Polsek Pelangiran masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Lahan yang terbakar diketahui milik Iwan/Erwanto, 45 tahun, seorang petani yang berdomisili di Desa Tanjung Simpang.
Tim di lapangan juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan melaporkan perkembangan penanganan kepada komando atas.
Operasi pemadaman berlangsung aman dan lancar. Namun, kondisi gambut yang kering dan tebal membuat petugas tetap harus waspada karena bara yang berada di bawah permukaan dapat kembali memicu kebakaran.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran