Sinergi Babinsa dan Masyarakat, Karhutla di Parit 1 Pulau Kijang Berhasil Dipadamkan Total
Di lapangan Peltu Nofiandi turun langsung memimpin proses pendinginan.
INDRAGIRI HILIR - Hari Jum'at tanggal 28 Agustus 2026, warga Parit 1 Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh sempat heboh karena ada kebakaran lahan. Begitu dapat laporan, Babinsa Koramil 07/Reteh Peltu Nofiandi langsung bergerak ke lokasi bersama tim gabungan.
Lokasinya di Parit 1, Kelurahan Pulau Kijang, titik koordinat 0,7531S 103,2173E. Jaraknya sekitar 10 KM dari Makoramil. Di sana terbakar lahan gambut seluas kurang lebih 2 hektar. Lahannya berupa kebun kelapa tua yang sudah lama tidak dirawat milik Bapak Wawan warga Pulau Kijang umur 40 tahun. Untuk penyebab kebakaran masih didalami.
Di lapangan Peltu Nofiandi turun langsung memimpin proses pendinginan. Yang ikut serta ada 1 orang TNI, 8 orang Polri, 2 orang Staf Kelurahan, dan 20 orang masyarakat. Peralatan yang dipakai 2 unit mesin Robin, 12 roll selang, 7 handprayer, dan 10 parang buat buat sekat agar api tidak merambat.
Memadamkannya tidak gampang. Tanahnya gambut jadi susah padam, cuacanya panas, anginnya juga kencang dan berubah-ubah. Tapi alhamdulillah dengan kerja bareng-bareng, api berhasil dipadamkan. Luas 2 hektar itu sudah 100 persen padam dan titik apinya dinyatakan padam total. Sekarang tim masih lanjut pendinginan titik asap dan buat pembatas supaya tidak nyala lagi.
Peltu Nofiandi menyampaikan, "Kami bersama Polri dan masyarakat bahu membahu padamkan api di lahan gambut ini. Alhamdulillah sudah padam total. Kami imbau warga jangan buka lahan dengan cara bakar, bahaya apalagi sekarang musim kemarau."
Sementara dari pihak Kelurahan Pulau Kijang juga bilang, "Terima kasih banyak kepada TNI, Polri dan warga yang cepat membantu. Nanti kami akan terus ingatkan warga supaya lebih peduli jaga lingkungan dan cepat lapor kalau ada tanda-tanda kebakaran."
Kegiatan berjalan aman dan lancar. Semangat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah kelurahan dan masyarakat di sini luar biasa.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil