Tim Mabes TNI Gelar Dengar Pendapat Bersama BPBD Kabupaten Bengkalis, Bahas Kesiapsiagaan Karhutla
Tim Mabes TNI Gelar Dengar Pendapat Bersama BPBD Bengkalis, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
Tim Mabes TNI Gelar Dengar Pendapat Bersama BPBD Bengkalis, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
BENGKALIS — Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergitas dalam menghadapi potensi bencana, khususnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Mabes TNI melaksanakan kegiatan dengar pendapat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Bengkalis, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Tim Mabes TNI dalam memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bengkalis, sekaligus menggali berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama unsur terkait dalam pencegahan, kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Mabes TNI dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Arif Budi R. sebanyak tiga orang. Sementara dari Tim Pendamping Kodim hadir sebanyak empat orang yang dipimpin Kapten Arm. Yogi Sudarso. Dari pihak BPBD Kabupaten Bengkalis hadir Sekretaris BPBD Nurfandra Effzaly, S.T., Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Abdul Haris, S.Sos., M.Si., Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Herniyati, S.E., M.A.P., serta sejumlah anggota BPBD Kabupaten Bengkalis lainnya.
Bahas Kondisi dan Penanganan Karhutla Pertemuan diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kedatangan Tim Mabes TNI ke BPBD Kabupaten Bengkalis. Selanjutnya dilakukan dialog dan pertukaran informasi terkait kondisi kebencanaan serta kesiapan penanganan bencana di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Pihak BPBD Kabupaten Bengkalis menyampaikan situasi dan kondisi penanggulangan bencana yang selama ini dilaksanakan, termasuk potensi serta langkah-langkah menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menjadi salah satu perhatian penting dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga mencakup aspek pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini. Hal tersebut meliputi kesiapan personel, sarana dan prasarana, mekanisme koordinasi serta pola penanganan apabila terjadi bencana di lapangan. Tim Mabes TNI juga melakukan pendalaman terhadap mekanisme koordinasi yang selama ini diterapkan antara BPBD dengan TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan maupun unsur terkait lainnya. Melalui dialog tersebut, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan kebutuhan di lapangan sehingga upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu dan tepat sasaran.
Perkuat Sinergitas Antarinstansi Dalam kesempatan tersebut, pentingnya sinergitas dan koordinasi lintas sektor menjadi salah satu poin utama yang dibahas. Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Kerja sama antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, aparat kewilayahan serta unsur terkait lainnya diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla. Selain kesiapan personel, keberadaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga menjadi faktor penting. Oleh karena itu, kesiapan peralatan, pola penggunaan serta pemeliharaan sarana pendukung turut menjadi bagian dari pembahasan dalam kegiatan tersebut.
Dilanjutkan Penyuluhan dan Sosialisasi kepada Masyarakat Usai melaksanakan kegiatan dengar pendapat dengan BPBD Kabupaten Bengkalis, Tim Penyuluh Mabes TNI selanjutnya dijadwalkan melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan serta penanggulangan Karhutla di wilayah Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan. Kegiatan tersebut nantinya akan menyasar masyarakat yang berada di wilayah dengan potensi kerawanan Karhutla.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat akan diberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak Karhutla, upaya pencegahan, pentingnya menjaga lingkungan serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, Tim juga akan melakukan koordinasi dengan aparat kewilayahan dan unsur terkait guna meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat pola komunikasi dalam menghadapi potensi Karhutla.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif Kegiatan dengar pendapat antara Tim Mabes TNI dan BPBD Kabupaten Bengkalis berlangsung dalam suasana aman, tertib, lancar dan penuh koordinasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara TNI dan BPBD Kabupaten Bengkalis, sekaligus memperkuat sinergitas bersama seluruh unsur dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan hal-hal menonjol. Situasi berjalan aman, lancar, tertib dan kondusif.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa