Tim Gabungan Padamkan Karhutla 2 Hektare di Desa Junjangan
BATANG TUAKA — Tim gabungan TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memasuki hari kedua di Dusun II Beringin Jaya, RT 01/RW 01, Marga Timur, Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (7/9/2026).
Kebakaran membakar lahan seluas sekitar 2 hektare yang didominasi tanah gambut, semak belukar, kawasan hutan, serta perkebunan sawit. Hingga Senin siang, sekitar 1 hektare area yang terbakar berhasil dipadamkan, sementara tim masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik.
Sebanyak 10 personel terlibat dalam penanganan karhutla tersebut, terdiri dari satu personel TNI, dua personel Polri, dua personel MPA, dan lima masyarakat. Tim mengerahkan satu mesin Honda, dua mesin Minstriker, serta sekitar 30 roll selang untuk menjangkau area terdampak.
Kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri. Karakter tanah gambut membuat api berpotensi menjalar di bawah permukaan, sementara cuaca panas dan tiupan angin yang cukup kencang mempercepat penyebaran api. Ketersediaan air yang sangat minim juga menjadi kendala utama selama proses pemadaman.
Menghadapi kondisi tersebut, tim tidak hanya fokus memadamkan api yang terlihat. Petugas juga melakukan penyekatan, membuat embung untuk mendukung pasokan air, serta melaksanakan pendinginan secara menyeluruh guna mencegah munculnya kembali titik api.
Jarak lokasi kebakaran sekitar 35 kilometer dari Koramil 12/Batang Tuaka. Sementara itu, penyebab kebakaran dan pemilik lahan masih dalam penyelidikan.
Tim gabungan memastikan penanganan terus dilakukan dengan mengutamakan pemadaman titik api dan pendinginan area yang telah terbakar.
Upaya tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah meluasnya kebakaran, khususnya di kawasan gambut yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran api.
Hingga kegiatan berlangsung, tim masih berada di lokasi untuk melanjutkan pemadaman, penyekatan, dan pendinginan
Editor :Tim Sigapnews
Source : lap Babinsa