Babinsa Kelurahan Sungai Lekop, Kopda Darma, menghadiri rapat mediasi yang digelar pihak sekolah
Kopda Darma berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat menyadari dampak buruk dari perkelahian dan tawuran, serta kembali menjaga kerukunan dan persatuan antar-siswa.
BINTAN — Guna menyelesaikan kasus perkelahian dan tawuran antar-siswa secara damai, Babinsa Kelurahan Sungai Lekop, Kopda Darma, menghadiri rapat mediasi yang digelar pihak sekolah bersama para wali murid yang terlibat dalam kejadian tersebut, di SMK Negeri 1 Bintan Timur, pada Senin pagi (7/9) pukul 08.00 WIB.
Rapat mediasi ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik, meredakan ketegangan, serta mencegah terulangnya kembali tindakan kekerasan di lingkungan sekolah. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak yang terlibat telah duduk bersama, saling memaafkan, dan sepakat untuk berdamai.
"Kedua belah pihak telah menyatakan berdamai secara kekal dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan surat pernyataan dari masing-masing pihak." — Kopda Darma, Babinsa Kelurahan Sungai Lekop
Selain kesepakatan damai, pihak sekolah juga memberikan sanksi berupa Surat Peringatan kepada siswa yang terlibat sebagai bentuk pembelajaran dan peringatan agar lebih disiplin dan menjaga ketertiban di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Kopda Darma berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat menyadari dampak buruk dari perkelahian dan tawuran, serta kembali menjaga kerukunan dan persatuan antar-siswa. Ia juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus bekerja sama dalam membimbing dan mengawasi perilaku anak-anak.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 02/Bintim Dim 0315/TPI