Tim Mabes TNI Edukasi Warga Koto Baru, Perkuat Pencegahan Karhutla di Kuansing
Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Kuantan Singingi. Tim Penyuluh Mabes TNI bersama personel pendamping Kodim 0302/Inhu turun langsung menemui warga Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Sabtu (12/9/2026),
Tim Mabes TNI Edukasi Warga Koto Baru, Perkuat Pencegahan Karhutla di Kuansing
KUANTAN SINGINGI — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Kuantan Singingi. Tim Penyuluh Mabes TNI bersama personel pendamping Kodim 0302/Inhu turun langsung menemui warga Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Sabtu (12/9/2026), untuk memberikan edukasi penanggulangan Karhutla.
Kegiatan tersebut melibatkan 22 peserta, terdiri atas 12 personel TNI dan 10 warga. Tim Penyuluh Mabes TNI berjumlah tujuh orang dipimpin Kolonel Endro Utomo, sementara pendamping dari Kodim 0302/Inhu sebanyak lima personel berada di bawah pimpinan Kapten Inf Bambang Kosasih.
Pertemuan berlangsung dalam suasana komunikasi langsung dengan masyarakat. Tim menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta mendorong warga ikut menjaga lingkungan dan segera mengambil langkah apabila menemukan indikasi kebakaran.
Edukasi tidak hanya diarahkan pada tindakan saat kebakaran terjadi, tetapi juga menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Pendekatan melalui komunikasi sosial (Komsos) digunakan untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran secara sembarangan.
Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Dengan kondisi wilayah yang memiliki kawasan perkebunan dan lahan terbuka, pencegahan membutuhkan kepedulian bersama antara aparat dan masyarakat.
Tim Penyuluh Mabes TNI dan Kodim 0302/Inhu dijadwalkan kembali melaksanakan Komsos serta edukasi penanggulangan Karhutla kepada warga di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi pada Minggu (13/9/2026).
Langkah berkelanjutan ini menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla tidak berhenti pada penanganan titik api. Edukasi langsung kepada masyarakat menjadi salah satu cara untuk memperkuat kewaspadaan sebelum potensi kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Editor :Tim Sigapnews