Cegah Karhutla di Tengah Kemarau Panjang, Sertu Ramadhan Sisir Tapal Batas Kemuning
Babinsa Koramil 09/Kemuning Kodim 0314/Inhil Sertu Ramadhan melaksanakan kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi Karhutla bersama warga masyarakat di Desa Limau Manis, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Riau
Kemuning - Memasuki musim kemarau panjang yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Koramil 09/Kemuning Kodim 0314/Inhil Sertu Ramadhan melaksanakan kegiatan patroli tapal batas dan sosialisasi Karhutla bersama warga masyarakat di Desa Limau Manis, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Riau, Senin 5 Oktober 2026.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Patroli dilakukan dengan menyisir wilayah perbatasan desa dan lahan-lahan yang dinilai rawan terbakar, terutama lahan gambut dan semak belukar yang mudah tersulut api saat musim kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Ramadhan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla. Ia mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain merusak lingkungan juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kesehatan serta mendapat sanksi hukum.
Babinsa mengajak warga untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Masyarakat diminta untuk saling mengingatkan dan segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan di sekitar desa.
Patroli tapal batas ini menjadi langkah preventif yang rutin dilakukan Koramil 09/Kemuning untuk memastikan wilayah binaan tetap aman dari Karhutla. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Warga Desa Limau Manis menyambut baik kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sertu Ramadhan menegaskan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan selama musim kemarau panjang.
"Saat ini sudah masuk musim kemarau panjang, jadi potensi Karhutla sangat tinggi. Kami lakukan patroli tapal batas ini untuk memastikan wilayah Desa Limau Manis aman. Kami ingatkan warga agar jangan sekali-kali membuka lahan dengan membakar," ujar Ramadhan.
Ia juga mengajak warga untuk saling bekerja sama.
"Pencegahan Karhutla ini tidak bisa dilakukan sendiri, butuh kerja sama semua pihak. Kami harap warga bisa peduli dan segera lapor jika melihat ada asap atau titik api, agar bisa kita tangani dengan cepat sebelum meluas," ungkap Ramadhan.
Warga Desa Limau Manis, Herman, mengapresiasi kegiatan Babinsa di desanya.
"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang sudah rutin patroli dan mengingatkan kami tentang bahaya Karhutla. Kami warga Limau Manis akan ikut menjaga dan tidak akan membakar lahan. Kami ingin desa kami aman dari asap," tutur Herman.
Dengan dilaksanakannya patroli tapal batas dan sosialisasi Karhutla tersebut, diharapkan wilayah Desa Limau Manis tetap aman dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Babinsa Koramil 09/Kemuning dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah Karhutla sejak dini, terutama di tengah musim kemarau panjang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 09/Kemuning Dim 0314/Inhil