Karhutla Lahan Gambut 13 Ha di Pancur Keritang, Babinsa Koramil 09/Kemuning Turun Padamkan Titik Api
Koptu Setiawan Harianto melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0314/Inhil pada hari Selasa tanggal 22 September 2026 bertempat di Parit Cahaya Timur Dusun Plasma 3 Desa Pancur Kecamatan Keritang Kab
INHIL – Babinsa Koramil 09/Kemuning Kodim 0314/Inhil Koptu Setiawan Harianto melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0314/Inhil pada hari Selasa tanggal 22 September 2026 bertempat di Parit Cahaya Timur Dusun Plasma 3 Desa Pancur Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau.
Kegiatan pemadaman ini merupakan hari ke-2 upaya penanganan Karhutla di lokasi tersebut. Karhutla terjadi di 1 titik dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ± 13 Ha. Jenis lahan yang terbakar adalah tanah gambut yang ditanami kebun kelapa sawit milik masyarakat.
Kegiatan pemadaman melibatkan 38 personel gabungan yang terdiri dari TNI 14 orang, Polri 5 orang, BPBD 8 orang dan MPA 11 orang. Alat dan kelengkapan yang digunakan dalam pemadaman meliputi 1 unit mesin Robin, 3 unit Ministriker, 40 gulung selang, 4 buah ember, 5 buah parang dan 2 buah cangkul.
Adapun pemilik lahan yang terbakar diantaranya Bpk H. Alimbi, Bpk Jono, Bpk Bahak, Bpk Wahyudi, Bpk Satarudin, Bpk Santoso dan Bpk Budi Utomo. Untuk penyebab atau sumber api masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Jarak tempuh dari Koramil 09/Kemuning menuju lokasi kebakaran sekitar ± 100 KM dan harus ditempuh menggunakan sepeda motor dengan medan yang cukup sulit.
Koptu Setiawan Harianto mengatakan, "Hari ini kami bersama tim gabungan melaksanakan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Parit Cahaya Timur Dusun Plasma 3 Desa Pancur. Luas lahan terbakar sekitar 13 Ha lahan gambut sawit milik warga. Ini hari kedua kami di lokasi, api pokok sudah padam namun masih meninggalkan spot asap sehingga perlu pendinginan intensif agar tidak menyala kembali."
Ia menambahkan, "Hambatan di lapangan cukup berat, tanah gambut yang mudah terbakar, cuaca panas terik, arah angin kencang yang berubah-ubah, sulitnya mendapatkan titik air dan kendala air pasang surut di lokasi. Jarak yang jauh 100 KM dari Koramil juga menjadi tantangan tersendiri. Upaya yang kami lakukan selain pemadaman langsung di titik api, kami juga membuat embung menggunakan alat berat excavator untuk menampung air agar proses pemadaman lebih maksimal."
Hingga saat ini tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan seluruh bara api dan asap benar-benar padam. Kegiatan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Desa Pancur berjalan aman dan lancar.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 09/Kemuning Dim 0314/Inhil