Hari Ke-4 Koramil 09/Kemuning Berjibaku Padamkan Api di Lahan Gambut 13 Ha di Desa Kuala Lemang
Serda Darmadi dan Koptu Setiawan Harianto bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0314/Inhil pada hari Jumat 18 September 2026.
INHIL – Serda Darmadi dan Koptu Setiawan Harianto bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0314/Inhil pada hari Jumat 18 September 2026. Karhutla yang terjadi sebanyak satu titik berada di Parit Bina Mulya Dusun Terpadu Desa Kuala Lemang Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir dan sudah memasuki hari keempat proses pemadaman.
Lokasi kebakaran berada di Parit Bina Mulya Dusun Terpadu Desa Kuala Lemang Kecamatan Keritang dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 13 hektare. Jenis lahan yang terbakar merupakan tanah gambut, semak belukar dan kebun kelapa milik masyarakat. Adapun pemilik lahan yang terdampak adalah Ibu Marwiah, Bapak H Seni dan Bapak Marek. Penyebab atau sumber api sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Personel yang terlibat dalam pemadaman terdiri dari 15 orang dari TNI, 13 orang dari Polri dan 15 orang dari masyarakat setempat yang bahu membahu berupaya memadamkan api yang masih menyisakan spot asap di lokasi. Alat dan perlengkapan yang digunakan dalam pemadaman meliputi 4 unit ministriker, 20 gulung selang, 5 ember, 3 parang dan 2 cangkul untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan lahan gambut yang cukup sulit.
Danramil 09/Kemuning menyampaikan, "Kegiatan pemadaman Karhutla di Parit Bina Mulya Desa Kuala Lemang sudah memasuki hari keempat, personel kami Serda Darmadi dan Koptu Setiawan Harianto bersama Polri dan masyarakat terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan. Luas lahan terbakar sekitar 13 hektare dengan jenis tanah gambut yang memang sulit dipadamkan dan masih meninggalkan spot asap di beberapa titik."
Serda Darmadi di lokasi pemadaman mengatakan, "Kami bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman di titik api, meskipun kami menghadapi hambatan berupa tanah gambut, cuaca panas dan arah angin yang kencang berubah-ubah. Kendala utama kami adalah sulitnya mendapatkan titik air di lokasi karena harus menunggu pasang surut air, namun kami tetap berusaha maksimal bersama masyarakat untuk memadamkan api."
Hambatan lainnya yang dihadapi tim di lapangan adalah jarak tempuh dari Koramil 09/Kemuning menuju lokasi kebakaran yang mencapai sekitar 100 kilometer dengan menggunakan sepeda motor sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Selain itu kondisi tanah gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan membuat proses pendinginan harus dilakukan secara terus menerus agar api tidak kembali menyala.
"Upaya yang kami lakukan adalah tim dan masyarakat melaksanakan pemadaman di titik api secara bergantian dan melakukan pendinginan di lahan yang sudah terbakar. Kami berharap dengan kerja keras bersama api segera padam total dan masyarakat kami himbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena sangat berbahaya di musim kemarau ini," tutupnya.
Hingga saat ini progres di lapangan menunjukkan luas lahan terbakar masih 13 hektare dan tim gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi Parit Bina Mulya untuk memastikan api benar-benar padam.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 09/Kemuning Dim 0314/Inhil