Api Karhutla Padam 100 Persen, Babinsa Koramil 07/Reteh Pastikan Tak Ada Titik Api di Benteng Barat
Babinsa Koramil 07/Reteh, Serka Maihasan melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan Karhutla di wilayah Kodim 0314/Inhil, Senin 5 Oktober 2026.
Sungai Batang - Babinsa Koramil 07/Reteh, Serka Maihasan melaksanakan kegiatan pendinginan Karhutla di wilayah Kodim 0314/Inhil, Senin 5 Oktober 2026.
Kegiatan pendinginan dilaksanakan di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan luas lahan terbakar mencapai 0,5 hektare. Jenis lahan yang terbakar berupa tanah mineral, kebun kelapa sawit dan semak belukar. Jarak lokasi dari Koramil menuju titik kebakaran sekitar 15 kilometer.
Proses pemadaman dan pendinginan melibatkan personel gabungan sebanyak 19 orang, terdiri dari TNI 2 orang, Kecamatan 2 orang, Damkar 2 orang, staf desa 2 orang dan masyarakat 11 orang. Mereka bahu membahu melakukan penyiraman titik api dengan menggunakan peralatan pemadam.
Adapun peralatan yang digunakan antara lain 1 unit mesin Robin, 1 unit mesin Ministrex, 1 unit mesin apung, 16 roll selang, 4 handprayer dan 9 parang. Berkat kerja keras tim gabungan, luas lahan terbakar 0,5 hektare berhasil dipadamkan 100 persen dan titik api dinyatakan padam total.
Hingga saat ini, tim masih melakukan pendinginan titik asap untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa. Penyebab atau sumber api masih dalam penyelidikan Polsek Sungai Batang.
Serka Maihasan mengatakan bahwa kegiatan pendinginan ini sangat penting agar api tidak kembali menyala.
"Setelah api padam, kami langsung fokus pada pendinginan titik asap. Bara yang tersisa di bawah permukaan lahan gambut maupun semak bisa menyala kembali kalau tidak didinginkan secara maksimal," ujar Maihasan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Karhutla.
"Cuaca panas dan angin kencang yang berubah ubah menjadi tantangan utama kami di lapangan. Kami mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika melihat titik api," ungkap Maihasan.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Benteng Barat mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa dan tim gabungan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan tim Damkar yang cepat datang dan membantu memadamkan api. Kebun kami jadi terselamatkan dan tidak ada lagi asap yang mengganggu," tutur warga Benteng Barat.
Dengan upaya pendinginan yang maksimal, diharapkan tidak ada lagi titik api susulan di Desa Benteng Barat. Sinergi TNI, pemerintah kecamatan, Damkar, staf desa dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menanggulangi Karhutla di wilayah Sungai Batang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil