Dari pondasi Hingga Harapan, Jembatan Garuda Terus Dikebut
Semangat kebersamaan antara prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan tiga unit Jembatan Garuda yang dikerjakan oleh Kodim 0301/Pekanbaru.
PEKANBARU - Semangat kebersamaan antara prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan tiga unit Jembatan Garuda yang dikerjakan oleh Kodim 0301/Pekanbaru.
Hingga Sabtu (18/4/2026), progres pembangunan terus berjalan dengan penuh semangat gotong royong demi menghadirkan akses yang lebih baik bagi warga.
Di Jalan Sri Kurnia Ujung, wilayah Rumbai Barat, pembangunan telah memasuki tahap pembuatan lantai kerja sebagai dasar utama konstruksi jembatan.
Dengan kerja sama yang erat antara personel TNI dan warga setempat, progres pembangunan di lokasi ini telah mencapai 58,65 persen. Suasana kebersamaan di lapangan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud jika dikerjakan bersama.
Sementara itu, di kawasan Payung Sekaki, pengerjaan masih berada pada tahap awal dengan capaian 6,65 persen. Fokus pekerjaan saat ini meliputi pembersihan lahan dan penyiapan area pembangunan.
Meski baru dimulai, antusiasme masyarakat yang ikut terlibat menunjukkan harapan besar terhadap hadirnya jembatan yang akan mempermudah aktivitas sehari-hari.
Di lokasi lainnya, yakni Jalan Fajar, pembangunan terus berlanjut pada tahap penggalian pondasi dengan progres mencapai 23,1 persen.
Tahapan ini menjadi langkah penting untuk memastikan jembatan yang dibangun nantinya kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Terpisah, Pasiter Mayor Inf M. Fadhil menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta membuka akses yang lebih baik antarwilayah.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program tersebut.
“Semangat gotong royong yang terjalin antara personel TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih cepat tercapai jika dilakukan bersama.
Kami berharap Jembatan Garuda ini nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat besar bagi warga sekitar,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya tentang membangun sarana penghubung, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Dari kerja bersama inilah tumbuh rasa memiliki, kepedulian, dan semangat untuk terus membangun daerah demi kesejahteraan bersama.. Sumber ( Pendim 0301 )
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0301