Pangdam XIX/TT Hadiri Ramah Tamah Forkopimda Dumai, Perkuat Sinergi Pembangunan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menghadiri ramah tamah bersama Forkopimda Kota Dumai di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Jumat (24/4/2026).
DUMAI - Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menghadiri ramah tamah bersama Forkopimda Kota Dumai di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Jumat (24/4/2026) pagi, guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
Suasana Gedung Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai, Jumat pagi (24/4/2026), tampak hangat namun penuh keseriusan. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo tiba sekitar pukul 09.10 WIB dan langsung disambut jajaran pejabat daerah, termasuk Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu dan Wali Kota Dumai H. Paisal.
Pertemuan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Pangdam dalam rangka komunikasi sosial, dengan fokus memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Agenda berlanjut dengan pemaparan potensi strategis Dumai, disusul dialog interaktif yang membahas isu pembangunan dan stabilitas wilayah.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, dalam paparannya menegaskan bahwa sektor Crude Palm Oil (CPO) masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ia juga membeberkan rencana pembangunan pelabuhan baru yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2028.
“Kami berharap arahan dan dukungan Pangdam, karena sinergi ini menjadi kunci percepatan pembangunan Kota Dumai,” ujar Paisal di hadapan peserta forum.
Menanggapi hal itu, Pangdam XIX/TT menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai secara parsial.
Ia menyoroti pentingnya kerja kolektif lintas sektor, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan menghadapi ancaman nonmiliter seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“TNI memiliki dua fungsi utama, yaitu operasi militer untuk perang dan operasi selain perang. Di wilayah seperti Dumai, kami lebih fokus pada penanganan bencana, karhutla, serta menjaga stabilitas keamanan,” tegas Mayjen Agus Hadi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan memiliki visi yang sejalan. Menurutnya, tanpa kesamaan arah, pembangunan berpotensi berjalan lambat dan tidak optimal.
“Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan visi dan tujuan bersama demi kemajuan daerah. Saya siap mendukung, termasuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Dialog berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari unsur Forkopimda. Sejumlah isu strategis seperti penguatan ekonomi lokal, kesiapsiagaan karhutla, hingga percepatan pembangunan infrastruktur menjadi fokus pembahasan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata, makan siang bersama, serta sesi foto.
Momentum ini mempertegas komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan Kota Dumai secara berkelanjutan.
Editor :Tim Sigapnews