Aksi Cepat Koramil 04 Rupat Antisipasi Karhutla Bengkalis
Patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) digelar Koramil 04/Rupat bersama aparat desa dan masyarakat.
BENGKALIS - Patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) digelar Koramil 04/Rupat bersama aparat desa dan masyarakat di Desa Dungun Baru, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (27/4/2026).
Sejak pagi, tim gabungan terlihat menyusuri jalur darat di kawasan perkebunan dan lahan gambut yang dikenal rawan terbakar. Personel TNI dari Koramil 04/Rupat berjalan kaki menembus semak dan area terbuka, memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan.
Patroli ini menjadi langkah cepat sekaligus upaya pencegahan dini menghadapi potensi karhutla yang kerap meningkat saat musim panas di wilayah Rupat. Selain melakukan penyisiran, petugas juga memetakan titik-titik rawan untuk pengawasan lanjutan.
Danramil 04/Rupat menegaskan bahwa pendekatan preventif menjadi kunci utama.
“Kami tidak menunggu kejadian. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui patroli rutin dan edukasi masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.
Tidak hanya berfokus pada pemantauan, tim juga aktif memberikan imbauan langsung kepada warga. Mereka mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran sekecil apa pun.
Kepala Desa Dungun Baru yang turut mendampingi patroli menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
“Kami bersama masyarakat siap membantu aparat. Pencegahan karhutla ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Dari hasil penyisiran di sejumlah titik, tim tidak menemukan adanya titik api. Meski demikian, beberapa lokasi dengan potensi tinggi tetap masuk dalam daftar pemantauan intensif guna mengantisipasi kemungkinan kebakaran.
Keterlibatan masyarakat dalam patroli ini dinilai efektif memperkuat pengawasan wilayah. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menekan risiko karhutla.
Koramil 04/Rupat memastikan patroli terpadu akan terus digelar secara berkala, terutama saat cuaca mulai mengering. Langkah ini diharapkan mampu menjaga wilayah Rupat tetap aman dan bebas dari ancaman karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian serius di Riau.
Editor :Tim Sigapnews