Babinsa Koramil 07 Tenayan Raya Bersama MPA Intensif Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla.
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh aparat kewilayahan guna menjaga keselamatan lingkungan serta kenyamanan masyarakat.Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 07 Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, yang melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah titik rawan terbakar, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan patroli ini dilaksanakan di wilayah jajaran Koramil 07 Tenayan Raya sebagai bentuk langkah nyata dalam mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya saat cuaca panas yang dapat meningkatkan risiko munculnya titik api.
Dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap lingkungan, Serma Herman bersama tim menyusuri beberapa lokasi yang dianggap rawan, di antaranya Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04 RW 03, Badak Ujung RT 02 RW 04, Budi Agung RT 03 RW 02 Kelurahan Tuah Negeri, serta Budi Luhur RT 01 RW 07 Kelurahan Industri Tenayan.
Menurut Serma Herman, patroli ini bukan hanya sekadar memantau kondisi lapangan, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Pada hari ini kami menyusuri beberapa rute patroli di wilayah rawan karhutla. Selain memastikan tidak adanya titik api, kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya sangat berbahaya, baik bagi kesehatan maupun keselamatan bersama,” ujar Serma Herman.
Ia menjelaskan, dari hasil patroli yang dilakukan, titik koordinat pemantauan berada di 0.30”22932N 101.31.789E, dengan hasil pengecekan menunjukkan hotspot, titik api, maupun asap nihil. Kondisi ini menandakan situasi wilayah masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Serma Herman tidak bekerja sendiri. Ia bersama satu personel TNI turut dibantu oleh tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) yang selama ini menjadi mitra penting dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran lahan.
Kehadiran MPA menjadi bukti bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan tetap aman, hijau, dan bebas dari bencana asap.
Selain patroli fisik, sosialisasi yang dilakukan juga menyentuh sisi humanis masyarakat. Babinsa mengajak warga untuk lebih peduli terhadap masa depan lingkungan, karena kebakaran lahan bukan hanya merusak alam, tetapi juga berdampak besar terhadap kesehatan anak-anak, aktivitas ekonomi, hingga pendidikan.
“Karhutla bukan hanya persoalan api, tetapi juga persoalan kehidupan. Jika terjadi kebakaran, yang dirugikan adalah kita semua. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah ini,” tambahnya.
Warga setempat pun menyambut baik kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut. Mereka merasa lebih tenang dengan kehadiran Babinsa yang rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi wilayah sekaligus memberikan edukasi yang membangun kesadaran bersama.
Di akhir kegiatan, Serma Herman memastikan bahwa patroli dan sosialisasi cegah karhutla berjalan aman, lancar, dan terkendali dengan baik. Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga wilayah Tenayan Raya tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Melalui langkah sederhana namun konsisten seperti patroli rutin dan komunikasi langsung dengan warga, Babinsa terus menunjukkan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga soal kepedulian terhadap kehidupan masyarakat dan kelestarian alam.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 07 Tenayan Raya