Danramil 03/Senapelan Dukung Pelestarian Budaya Melalui Lomba Pacu Sampan
Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos., melalui Babinsa Serka Usman menyampaikan bahwa TNI senantiasa mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat positif, terutama yang mampu mempererat persatuan dan melestarikan budaya da
Pekanbaru - Semangat melestarikan budaya sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 tahun 2026 diwujudkan melalui pelaksanaan Lomba Pacu Sampan Kecamatan Payung Sekaki yang berlangsung meriah di Jalan Pemudi Ujung RT 01 RW 04, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Sabtu (13/06/2026).
Lomba pacu sampan yang menjadi salah satu tradisi masyarakat tepian sungai itu mendapat sambutan luar biasa dari warga. Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menjaga kelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Pemerintah Kota Pekanbaru Drs. Ingot Ahmad Hutasoit, Plt Camat Payung Sekaki Abdullah, S.STP, Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos., Kapolsek Payung Sekaki AKP F. Lumban Gaol, SH, perwakilan BPBD Kota Pekanbaru E. Zebua, S.Sos., Kepala Polairud Kota Pekanbaru Ipda W. Siagian, Kepala Basarnas Johan, S.Com., perwakilan KSOP Kota Pekanbaru Raysop, S.Sos., serta perwakilan Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Pekanbaru, Panglima Suropati Safruddin Anju. Hadir pula para lurah se-Kecamatan Payung Sekaki, Ketua LPM, Forum RT/RW, Ketua TP PKK Kecamatan Payung Sekaki, Bhabinkamtibmas Aiptu Bagiyo, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat RT/RW, hingga ratusan warga yang memadati lokasi perlombaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan dari Asisten II Kota Pekanbaru yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas masyarakat Melayu di tengah arus modernisasi.
Plt Camat Payung Sekaki dalam sambutannya juga mengungkapkan bahwa lomba pacu sampan bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Usai sambutan dari panitia pelaksana, acara dilanjutkan dengan pelepasan resmi peserta lomba pacu sampan yang ditandai dengan pengibaran bendera sebagai tanda dimulainya perlombaan.
Tercatat sebanyak 41 tim ambil bagian dalam ajang tersebut, terdiri dari 31 tim putra dan 10 tim putri. Masing-masing peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mendayung sampan untuk menjadi yang tercepat mencapai garis finis.
Sorak sorai para penonton menggema di sepanjang arena perlombaan. Dukungan yang diberikan kepada para peserta semakin menambah semarak suasana, menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu hiburan rakyat yang paling dinantikan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru.
Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos., melalui Babinsa Serka Usman menyampaikan bahwa TNI senantiasa mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat positif, terutama yang mampu mempererat persatuan dan melestarikan budaya daerah.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Semoga tradisi pacu sampan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.
Lomba Pacu Sampan Kecamatan Payung Sekaki dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 13 hingga 14 Juni 2026. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan perjalanan Kota Pekanbaru menuju usia ke-242 tahun.
Editor :Pendam XIX