Patroli Karhutla Rutin, Babinsa Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Sertu S. Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, kepulan asap, maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi membahayakan k
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru. Pada Minggu (14/6/2026), Babinsa Kelurahan Industri Tenayan, Sertu S. Hermanto, bersama warga melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah yang dinilai rawan terjadinya kebakaran lahan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah terjadinya bencana karhutla yang kerap mengancam saat musim kemarau. Selain melakukan pemantauan langsung di lapangan, Babinsa juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Patroli menyasar sejumlah titik di wilayah Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, di antaranya Jalan 70 Kelurahan Industri Tenayan dan Jalan 45 Kecamatan Tenayan Raya.
Kedua lokasi tersebut menjadi fokus pemantauan guna memastikan kondisi lahan tetap aman dan tidak ditemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu S. Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, kepulan asap, maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan merusak ekosistem.
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran warga menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari aspek lingkungan, kesehatan, maupun ekonomi.
Patroli kali ini melibatkan satu personel TNI dan satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan dukungan dua unit sepeda motor patroli guna memudahkan mobilitas di lapangan. Kehadiran MPA menjadi bukti nyata bahwa upaya pencegahan karhutla terus dibangun melalui kerja sama antara aparat dan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di titik koordinat 0.555828° LU dan 101.572742° BT, petugas tidak menemukan adanya hotspot, titik api, maupun kepulan asap. Kondisi tersebut menunjukkan wilayah yang dipatroli masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Meski demikian, Babinsa bersama unsur terkait tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan mengingat cuaca panas dan kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran sewaktu-waktu.
Melalui patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak buruk karhutla serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud nyata kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga wilayah Tenayan Raya tetap bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Pendam XIX