Sasar Jalur Rawan, Babinsa Koramil 08/TDN Ingatkan Warga Tak Membakar Laha
ROKAN HULU – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus ditingkatkan oleh jajaran Koramil 08/TDN. Pada Senin (11/5/2026), personel Koramil melaksanakan patroli intensif serta sosialisasi langsung di kawasan Jalan Koto Ranah Giti, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini berfokus pada pemantauan titik rawan api (hotspot) di sepanjang rute patroli. Dengan menggunakan dua unit sepeda motor (SPM), petugas melintasi medan perkebunan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan dan munculnya kepulan secepatnya.
Hasil Patroli: Nihil Titik Api
Berdasarkan laporan hasil kegiatan, tim di lapangan tidak menemukan adanya titik api maupun titik asap di koordinat N 0°436325" E 100°763758". Situasi di wilayah Desa Giti dan sekitarnya terpantau kondusif dengan kondisi lahan yang aman dari ancaman kebakaran.
Sosialisasi "Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita"
Selain melakukan patroli fisik, petugas juga menggelar sosialisasi dan penyuluhan kepada warga setempat. Dengan menyebarkan spanduk bertuliskan "Patroli Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan", personel Koramil mengedukasi warga mengenai dampak buruk pembakaran lahan secara pembohong.
“Tujuan utama kita adalah mengantisipasi agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kami memberikan pemahaman mengenai sanksi hukum dan bahaya kesehatan yang ditimbulkan jika terjadi Karhutla,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Hasil dari sosialisasi ini menunjukkan respon positif dari masyarakat sekitar. Warga mulai memahami risiko tinggi yang dihadapi jika terjadi kebakaran hutan dan berkomitmen untuk ikut serta menjaga lingkungan mereka dari ancaman api.
Hingga laporan ini diturunkan, aktivitas pemadaman maupun pendinginan dinyatakan nihil karena tidak ditemukan adanya kejadian kebakaran. Koramil 08/TDN mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya kepulan asap yang mencurigakan di wilayah mereka.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendam XIX