Patroli Karhutla Palika Nihil Titik Api, Babinsa Turun Langsung
Patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipimpin Sertu Boysandi, anggota Koramil 0321-04/Kubu, memastikan wilayah rawan di Kepenghuluan Palika, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, dalam kondisi aman pada Rabu (13/5/2026) pagi.
Langit pagi di wilayah pesisir Palika masih terlihat cerah saat Sertu Boysandi melewati titik-titik rawan kebakaran bersama seorang warga setempat. Dengan mengendarai dua unit sepeda motor, keduanya bergerak cepat menyisir area yang selama ini diketahui rentan terbakar.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.57 WIB itu bukan sekedar rutinitas. Di tengah timbulnya kewaspadaan terhadap potensi karhutla, kehadiran aparat di lapangan menjadi kunci pencegahan dini.
“Kami memastikan langsung kondisi di lapangan. Hasil patroli hari ini nihil titik api, situasi aman dan terkendali,” ujar Sertu Boysandi saat ditemui di lokasi.
Wilayah yang dipantau di RT 02/RW 09 Kepenghuluan Palika, dengan koordinat N 2°14'36" dan E 100°24'17". Area tersebut masuk dalam kategori rawan karena memiliki lahan kering yang mudah terbakar saat cuaca panas.
Dalam patroli ini, unsur yang terlibat terdiri dari satu personel TNI dan satu masyarakat setempat. Keterlibatan warga dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif.
Menurut Boysandi, pendekatan langsung kepada masyarakat juga menjadi bagian dari strategi pencegahan. “Kami tidak hanya berpatroli, tapi juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Jalur Sepanjang patroli, tidak ditemukan asap, api, maupun indikasi pembakaran lahan. Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa upaya pencegahan yang dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil.
Meski begitu, kewaspadaan tetap terjaga. Aparat Koramil 04/Kubu memastikan patroli akan terus dilakukan secara berkala, terutama di titik-titik yang berpotensi memicu kebakaran.
Dengan hasil nihil temuan kali ini, Koramil 0321-04/Kubu menegaskan komitmennya menjaga wilayah tetap bebas karhutla. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama agar ancaman kebakaran dapat ditekan sejak dini.
Editor :Tim Sigapnews