Pengecoran Pondasi Abutment Jembatan Perintis Garuda Mulai Dilaksanakan
Pengecoran Pondasi Abutment Jembatan Perintis Garuda Mulai Dilaksanakan
KUANTAN SINGINGI – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, kini memasuki tahap pengecoran pondasi abutment jembatan gantung. Pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan pada hari Jumat (15/05/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan proses pembangunan jembatan gantung Garuda terus berjalan dengan fokus pekerjaan saat ini pada pengecoran pondasi abutment sebagai penyangga utama jembatan.
Jembatan Perintis Garuda dibangun untuk menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso sekaligus menjadi jalur alternatif, terutama saat banjir melanda. Kehadiran jembatan tersebut juga diharapkan dapat membantu akses para pelajar sekolah menuju lebih aman dan cepat.
Adapun spesifikasi jembatan memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai mencapai kurang lebih 20 meter. Kedalaman udara di lokasi berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat musim banjir tinggi udara dapat mencapai 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Saat ditemui di lokasi pekerjaan, Babinsa Kodim 0302/Inhu mengatakan bahwa proses pengecoran pondasi abutment sudah mulai dilakukan hari ini.
“Hari ini proses pengecoran pondasi abutment pembangunan jembatan gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja sudah mulai dilaksanakan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam proses pembangunan tersebut personel TNI bersama masyarakat ikut membantu pekerjaan di lapangan secara gotong royong.
“Personil TNI bersama masyarakat turut membantu proses pengerjaan pembangunan jembatan ini,” tambahnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sangat penting karena dapat mempersingkat waktu tempuh masyarakat antara dua wilayah.
“Perbedaan waktu perjalanan antara dua desa sekitar 30 menit dengan selisih jarak kurang lebih 10 kilometer. Karena itu dibangun jembatan ini pada titik yang tepat antara Desa Sukaraja dan Hulu Teso,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebutkan namanya mengaku senang dengan dimulainya pembangunan jembatan tersebut karena sangat membutuhkan masyarakat.
“Kami merasa senang karena Jembatan Garuda ini memang sangat dibutuhkan masyarakat dan anak-anak sekolah,” ujarnya.
Warga juga menyebutkan terdapat ratusan kepala keluarga di dua desa yang nantinya akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan tersebut.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu