TNI-Polri dan Forkopimda Meranti Siaga Hadapi Ancaman Karhutla
Unsur TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Karhutla Tahun 2026 di Ruang Tantya Sudirajhati Mako Polres
KEPULAUAN MERANTI – Unsur TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Karhutla Tahun 2026 di Ruang Tantya Sudirajhati Mako Polres, Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (29/05/2026), guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan akibat dampak iklim ekstrem atau Super El Nino.
Rapat yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri unsur Forkopimda, BPBD, Satpol PP, instansi terkait, hingga perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari unsur TNI, Danramil 02/Tebing Tinggi diwakili Sertu Amsyaya D.
Dalam forum tersebut, masing-masing instansi memaparkan langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat seiring kondisi cuaca panas dan minim curah hujan. Fokus utama pembahasan meliputi deteksi dini titik api, kesiapan personel, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.
Sertu Amsyaya menegaskan TNI siap mendukung penuh langkah pencegahan karhutla melalui patroli rutin dan pengawasan wilayah oleh Babinsa di lapangan.
“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk melakukan pencegahan dini, sosialisasi kepada masyarakat, dan pemantauan wilayah rawan titik api,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain patroli, Babinsa juga diminta aktif mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran meluas.
Dalam rapat tersebut, pihak Polres, BPBD, dan perusahaan juga menekankan pentingnya respon cepat apabila muncul titik api agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana besar seperti yang pernah terjadi di sejumlah wilayah Riau.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.45 WIB dalam situasi aman dan tertib. Hasil rapat menghasilkan komitmen bersama seluruh stakeholder untuk meningkatkan koordinasi dan memperkuat kesiapan menghadapi musim rawan karhutla tahun ini.
Dengan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan perusahaan, upaya pencegahan karhutla di Kepulauan Meranti diharapkan lebih maksimal sehingga masyarakat terhindar dari dampak asap, kerusakan lingkungan, dan gangguan kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Langkah antisipasi ini dinilai penting mengingat wilayah Riau masih menjadi salah satu daerah yang rawan mengalami kebakaran lahan saat musim kemarau panjang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 02 TEBING TINGGI