Pengecoran Lobang Angkur Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan di Desa Sukaraja
Pengecoran Lobang Angkur Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan di Desa Sukaraja
KUANTAN SINGINGI – Kemajuan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III, Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi terus berjalan. Memasuki tahapan konstruksi penting, pekerjaan pengecoran lobang angkur jembatan gantung mulai dilaksanakan pada Sabtu (30/05/2026).
Jembatan Perintis Garuda yang dibangun untuk menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso ini diharapkan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat, terutama saat musim banjir yang selama ini kerap menghambat mobilitas warga dan pelajar.
Berdasarkan data di lapangan, jembatan gantung tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai kurang lebih 20 meter. Kedalaman sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat banjir tinggi muka air dapat mencapai 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi pekerjaan menjelaskan bahwa proses pengecoran lobang angkur telah dimulai sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan.
“Hari ini telah dimulai pekerjaan pengecoran lobang angkur untuk pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja. Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama masyarakat juga bergotong royong membantu proses pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena mampu memangkas jarak dan waktu tempuh antara dua wilayah yang selama ini harus ditempuh dengan rute yang lebih jauh.
“Jika diumpamakan, perbedaan waktu perjalanan antara kedua desa sekitar 30 menit dengan selisih jarak kurang lebih 10 kilometer. Karena itu dibangunlah jembatan ini pada titik yang dinilai paling tepat untuk menghubungkan kedua wilayah,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan mengaku senang melihat kemajuan pembangunan jembatan yang dikerjakan secara gotong royong oleh TNI dan masyarakat.
“Kami sangat senang karena Jembatan Garuda ini memang sudah lama dibutuhkan masyarakat. Selain memudahkan aktivitas warga, jembatan ini juga akan membantu anak-anak sekolah, terutama ketika banjir datang,” ungkapnya.
Menurut warga tersebut, ada ratusan kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini, baik yang berada di Desa Sukaraja maupun wilayah sekitarnya.
Dengan dimulainya pengecoran lobang angkur, masyarakat berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan lancar dan segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu