Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Mulai Perakitan Tapak Pilon Belakang
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Mulai Perakitan Tapak Pilon Belakang
KUANSING — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi terus menunjukkan progres. Memasuki tahap pekerjaan terbaru, proses perakitan tapak pilon bagian belakang jembatan gantung mulai dilaksanakan, Jumat (22/05/2026).
Pantauan di lokasi, para pekerja bersama personel TNI dan masyarakat tampak bergotong royong melakukan perakitan tapak pilon belakang untuk pembangunan jembatan gantung Garuda tersebut.
Jembatan Perintis Garuda nantinya akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso dan menjadi jalur alternatif masyarakat, terutama saat musim banjir. Keberadaan jembatan ini juga dinilai sangat membantu aktivitas pelajar yang selama ini mengalami kesulitan akses ketika debit air meningkat.
Pembangunan jembatan tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai sekitar 20 meter. Kedalaman air sungai berkisar 5 hingga 7 meter, sedangkan saat banjir ketinggian air dapat mencapai sekitar 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Saat dihubungi suaralira.com, Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi menjelaskan bahwa proses pekerjaan hari ini difokuskan pada perakitan tapak pilon bagian belakang jembatan gantung Garuda.
“Hari ini mulai dilakukan proses merakit tapak pilon bagian belakang pembangunan jembatan gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam proses pengerjaan tersebut, personel TNI bersama masyarakat turut membantu secara langsung di lapangan.
“Dalam pekerjaan tersebut pihak TNI bersama masyarakat ikut membantu proses pengerjaan,” tambahnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini sangat penting karena akan mempersingkat jarak tempuh masyarakat antara dua wilayah tersebut.
“Jika diumpamakan perbedaan waktu perjalanan antara dua desa sekitar 30 menit dengan selisih jarak sekitar 10 kilometer, maka dibangunlah jembatan ini di titik yang tepat antara Desa Sukaraja dan Hulu Teso,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebutkan namanya mengaku senang melihat proses pembangunan jembatan yang terus berjalan.
“Kami merasa senang karena jembatan Garuda ini memang sangat dibutuhkan masyarakat dan anak-anak sekolah,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang tinggal di dua wilayah tersebut dan nantinya akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan penghubung itu.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu