Pengecoran Tapak Pondasi Pilon Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan
Pengecoran Tapak Pondasi Pilon Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan
KUANTAN SINGINGI – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III Desa Sukaraja kini memasuki tahap pengecoran tapak pondasi pilon jembatan gantung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (21/05/2026) di Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi.
Di lokasi pekerjaan tampak personel TNI bersama masyarakat bergotong royong melakukan proses pengecoran sebagai bagian dari pembangunan jembatan gantung yang nantinya akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso.
Jembatan Perintis Garuda dibangun sebagai jalur alternatif masyarakat, terutama untuk mempermudah akses warga dan anak sekolah ketika musim banjir tiba.
Adapun jembatan tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai kurang lebih 20 meter. Kedalaman sungai mencapai 5 hingga 7 meter, sementara tinggi air saat banjir dapat mencapai 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi pekerjaan mengatakan bahwa saat ini pembangunan sudah memasuki tahap pengecoran tapak pondasi pilon.
“Hari ini sudah mulai dilakukan pengecoran tapak pondasi pilon pembangunan jembatan gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja. Dalam pekerjaan ini pihak TNI bersama masyarakat turut membantu proses pengerjaan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bertujuan memperpendek jarak tempuh masyarakat antara Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso.
“Jika diumpamakan, perbedaan waktu perjalanan antara dua desa tersebut sekitar 30 menit dengan selisih jarak kurang lebih 10 kilometer. Karena itu dibangun jembatan ini pada titik yang dianggap paling tepat,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku senang dengan pembangunan jembatan tersebut karena sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kami merasa senang karena jembatan Garuda ini memang sangat dibutuhkan masyarakat dan juga anak sekolah,” katanya.
Warga juga menyebutkan terdapat ratusan kepala keluarga yang tinggal di wilayah Desa Sukaraja dan sekitarnya sehingga keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu