Pencak Silat Militer Bentuk Prajurit Tangguh Yonif TP 952/IB
BENGKALIS – Dalam upaya meningkatkan kemampuan bela diri sekaligus membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan profesional, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 952/IB menggelar latihan pencak silat militer di Markas Yonif TP 952/IB, Bengkalis, Riau, Kamis (4/6/2026)
Kegiatan yang diikuti seluruh prajurit tersebut merupakan bagian dari program pembinaan satuan yang bertujuan mengasah kemampuan tempur perorangan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memperkuat ketahanan fisik dan mental prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
Komandan Yonif TP 952/IB, Letkol Inf Andy Supartono, S.S.T.Han., S.I.P., mengatakan bahwa pencak silat militer tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga dan bela diri, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter serta penanaman nilai-nilai keprajuritan.
“Pencak silat militer merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit. Melalui latihan ini, kami ingin membentuk prajurit yang memiliki kesiapan fisik, mental, disiplin, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, latihan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa korsa di antara prajurit,” ujar Letkol Inf Andy Supartono.
Menurutnya, kemampuan bela diri menjadi bekal penting bagi prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD, baik dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang. Karena itu, latihan dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkesinambungan agar kemampuan setiap personel terus meningkat.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit mendapatkan materi teknik dasar pencak silat militer, mulai dari sikap pasang, pukulan, tendangan, tangkisan, hingga teknik penguasaan lawan. Seluruh rangkaian latihan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman dengan tetap mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Para prajurit terlihat serius mengikuti setiap instruksi dan gerakan yang diberikan instruktur. Kekompakan serta disiplin yang ditunjukkan menjadi cerminan komitmen satuan dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional.
Letkol Inf Andy Supartono menegaskan bahwa pembinaan kemampuan prajurit akan terus menjadi prioritas satuan guna mendukung tugas-tugas yang diemban Yonif TP 952/IB ke depan.
“Saya berharap seluruh prajurit dapat mengikuti setiap program latihan dengan sungguh-sungguh sehingga kemampuan individu maupun kemampuan satuan terus meningkat. Prajurit yang terlatih, disiplin, dan memiliki mental yang kuat akan menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan di mana pun berada,” tegasnya.
Melalui kegiatan pencak silat militer ini, Yonif TP 952/IB menunjukkan komitmennya untuk terus mencetak prajurit yang profesional, adaptif, dan siap menjalankan setiap tugas demi menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Editor :Tim Sigapnews