Distribusi Material dan Pengecoran Pondasi Abutmen Jembatan Perintis Garuda Mulai Dilaksanakan
Distribusi Material dan Pengecoran Pondasi Abutmen Jembatan Perintis Garuda Mulai Dilaksanakan
Kuantan Singingi – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III, Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi terus menunjukkan kemajuan positif. Memasuki tahap awal konstruksi, kegiatan distribusi bahan material dan pengecoran pondasi abutmen jembatan gantung telah mulai dilaksanakan pada Sabtu (06/06/2026).
Jembatan Perintis Garuda dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso. Selain memperpendek akses transportasi masyarakat, jembatan ini juga akan menjadi jalur alternatif yang sangat penting, terutama bagi para pelajar dan warga saat musim banjir tiba.
Di lokasi pekerjaan, tampak personel TNI bersama masyarakat bergotong royong membantu proses distribusi material dan pengecoran pondasi abutmen. Kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi menyampaikan bahwa pada hari ini pekerjaan telah memasuki tahap distribusi bahan material dan pengecoran pondasi abutmen sebagai bagian dari pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
“Hari ini telah dimulai proses pendistribusian bahan material dan pengecoran pondasi abutmen. Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama masyarakat turut membantu pekerjaan di lapangan agar pembangunan dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang bentang sekitar 25 meter dengan lebar sungai kurang lebih 20 meter. Kedalaman air sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat banjir tinggi muka air dapat bertambah hingga sekitar 2 meter. Kecepatan arus sungai dalam kondisi normal mencapai sekitar 2 meter per detik.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembangunan jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di kedua wilayah. Jika perjalanan sebelumnya harus memutar dengan jarak yang lebih jauh, keberadaan jembatan akan memangkas waktu tempuh hingga sekitar 30 menit atau selisih jarak sekitar 10 kilometer.
Salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebutkan mengaku senang dengan dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, Jembatan Perintis Garuda sudah lama dinantikan masyarakat karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
“Kami sangat senang karena jembatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Nantinya akses warga akan lebih mudah dan anak-anak sekolah juga lebih terbantu, terutama saat musim hujan dan banjir,” ungkapnya.
Dengan dimulainya pendistribusian material dan pengecoran pondasi abutmen, masyarakat berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan sesuai rencana sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh warga Desa Sukaraja dan wilayah sekitarnya.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu