Kompi Kesehatan Yonif TP 849/Beladau Sakti Gelar Pelatihan Penanganan Korban Tenggelam
Prajurit Kompi Kesehatan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 849/Beladau Sakti menggelar pelatihan intensif penanganan korban tenggelam
LINGGA – Prajurit Kompi Kesehatan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 849/Beladau Sakti menggelar pelatihan intensif penanganan korban tenggelam di Markas Komando (Mako) Yonif TP 849/BS pada Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel selalu siap sedia dan cekatan dalam menangani cedera fatal yang kerap menimpa masyarakat di lingkungan sekitar.
Komandan Kompi Kesehatan Yonif TP 849/BS menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental prajurit merupakan kunci utama dalam keberhasilan evakuasi medis darurat. Melalui pelatihan ini, para prajurit mempertajam kemampuan teknis mulai dari pertolongan pertama di air hingga resusitasi jantung paru (RJP) pada korban.
"Kami wajib memastikan bahwa setiap prajurit Kompi Kesehatan memiliki respons yang cepat dan terukur. Detik-detik awal penanganan korban tenggelam sangat menentukan antara hidup dan mati," ujar Komandan Kompi Kesehatan saat membuka latihan.
Selama latihan berlangsung, para personel mensimulasikan berbagai skenario penyelamatan darurat. Mereka mempraktikkan cara menarik korban dari air dengan aman, membebaskan jalur pernapasan yang tersumbat, hingga memberikan bantuan napas buatan secara efektif di lapangan. Pelatihan ini memprioritaskan tindakan cepat guna meminimalisir risiko kematian akibat hipoksia atau kekurangan oksigen pada korban.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas internal militer, melainkan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. Menurutnya, prajurit Yonif TP 849/BS harus menjadi garda terdepan yang mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar, terutama saat terjadi bencana atau kecelakaan di wilayah perairan.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, Kompi Kesehatan Yonif TP 849/Beladau Sakti berharap seluruh prajurit semakin matang dalam menguasai prosedur penyelamatan. Kesiapsiagaan yang terus diasah ini diharapkan mampu menekan angka fatalitas kecelakaan air dan mempererat kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENYONIFTP849