Melalui Komsos, Babinsa Edukasi Warga Bahaya Membuka Lahan dengan Cara Membakar
Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Parjo terus mengintensifkan upaya pencegahan melalui komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaannya.
PEKANBARU - Memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Parjo terus mengintensifkan upaya pencegahan melalui komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Kamis (11/6/2026).
Melalui kegiatan Komsos, Serka Parjo mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain berpotensi memicu kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga dapat merusak lingkungan dan melanggar hukum.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi terus dilakukan agar warga memahami dampak buruk yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan maupun lahan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat musim kemarau seperti sekarang," ujar Serka Parjo.
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan memiliki peran penting sebagai penyangga lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat, termasuk menjaga ketersediaan sumber air serta keseimbangan ekosistem.
"Kita harus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Hutan memiliki fungsi penting bagi kehidupan masyarakat, sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk melindunginya dari ancaman kebakaran," tambahnya.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung Chaniago, saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa pencegahan karhutla menjadi salah satu prioritas yang terus dilakukan jajaran Koramil melalui peran aktif para Babinsa di lapangan.
"Kami telah menginstruksikan seluruh Babinsa agar terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat terkait bahaya karhutla. Pencegahan lebih efektif daripada penanggulangan. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Danramil.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh aparat saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerjasama seluruh lapisan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Jika menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat ditangani sejak dini," pungkasnya.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak negatif karhutla serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, lestari dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Pendim 0301)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 06 Sukajadi