Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Perangkaian Besi Angkur
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Perangkaian Besi Angkur
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres. Pada Jumat (12/06/2026), pekerjaan telah memasuki tahap perangkaian besi angkur sebagai bagian dari pembangunan jembatan gantung yang akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso.
Di lokasi pekerjaan, terlihat personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan proses perangkaian besi angkur. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam pembangunan jembatan gantung guna memastikan kekuatan dan kestabilan konstruksi jembatan.
Jembatan Perintis Garuda dibangun dengan panjang bentangan sekitar 25 meter, melintasi sungai selebar kurang lebih 20 meter dengan kedalaman air berkisar 5 hingga 7 meter. Saat musim banjir, tinggi muka air dapat meningkat hingga 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi pekerjaan menjelaskan bahwa pada hari ini pembangunan telah memasuki tahap perangkaian besi angkur sebagai bagian dari konstruksi jembatan gantung tersebut.
“Pada hari ini, Jumat (12/06/2026), pekerjaan pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah memasuki proses perangkaian besi angkur. Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama masyarakat turut bergotong royong membantu kelancaran pekerjaan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan jembatan ini sangat penting karena akan menjadi jalur penghubung antara Desa Sukaraja dan wilayah Hulu Teso. Selain memperpendek jarak tempuh, jembatan ini juga akan menjadi jalur alternatif yang sangat membantu masyarakat, terutama bagi para pelajar saat terjadi banjir.
“Jika melalui jalur yang ada saat ini, perbedaan waktu tempuh mencapai sekitar 30 menit dengan selisih jarak kurang lebih 10 kilometer. Oleh karena itu, dipilih titik pembangunan jembatan yang dianggap paling efektif untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebutkan namanya mengaku merasa senang dengan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, Jembatan Perintis Garuda memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan para pelajar yang selama ini terkendala akses saat musim penghujan dan banjir.
“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan jembatan ini. Jembatan Garuda memang sudah lama dinantikan masyarakat karena akan mempermudah aktivitas warga dan anak-anak sekolah,” ungkapnya.
Warga tersebut juga menyampaikan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan ini, baik yang berada di Desa Sukaraja maupun wilayah sekitarnya. Dengan terus berlanjutnya pembangunan, masyarakat berharap Jembatan Perintis Garuda dapat segera selesai dan digunakan untuk mendukung mobilitas serta meningkatkan perekonomian warga.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu