Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Perkuat Kesadaran Warga dalam Pencegahan Karhutla
Pelda Novaldi mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan merugikan banyak pihak.
Pekanbaru - Memasuki periode cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Kelurahan Rumbai Bukit Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Pelda Novaldi terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial.
Salah satunya dilakukan saat Komsos bersama warga di Jalan Toman RT 02 RW 05 Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, Jumat (19/6/2026) pukul 08.30 WIB.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Pelda Novaldi mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan merugikan banyak pihak.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar wilayah tetap aman dari ancaman karhutla," tegasnya.
Selain itu, warga juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan, memperkuat budaya gotong royong, serta menjaga hubungan komunikasi yang harmonis antar warga.
Menurut salah seorang warga, kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa memberikan banyak manfaat karena masyarakat memperoleh informasi dan arahan secara langsung.
"Kami jadi lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang bisa memicu kebakaran lahan. Kehadiran Babinsa juga membuat komunikasi antara warga dan aparat semakin baik," ungkapnya.
Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting mengatakan pihaknya terus menginstruksikan seluruh Babinsa untuk aktif melakukan sosialisasi pencegahan karhutla dan pembinaan masyarakat.
"Karhutla merupakan ancaman serius yang harus dicegah bersama. Karena itu Babinsa hadir di tengah masyarakat untuk mengedukasi sekaligus membangun kesadaran warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar," jelasnya.
Editor :Pendam XIX