TNI Bersama MPA Sisir Wilayah Rawan, Antisipasi Karhutla di Tenayan Raya
Serma Herman menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya menjelang dan selama musim kemarau.
Pekanbaru – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, terus meningkatkan kegiatan patroli serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah binaannya, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan patroli dilakukan di sejumlah lokasi yang memiliki potensi kerawanan Karhutla, di antaranya Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04 RW 03, Jalan Badak Ujung RT 02 RW 04, Jalan Budi Agung RT 03 RW 02, Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Budi Luhur RT 01 RW 07, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Selain melakukan pemantauan kondisi lahan secara langsung, Serma Herman juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan Karhutla di wilayah tersebut.
“Melalui patroli rutin ini kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Kami juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan titik api,” ujar Serma Herman.
Berdasarkan hasil patroli di lapangan, wilayah yang dipantau berada pada koordinat 0.30"22932N101.31.789E. Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan titik api, hotspot maupun kepulan asap. Kondisi wilayah terpantau aman dan terkendali.
Kegiatan patroli turut melibatkan tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) yang selama ini aktif mendukung upaya pencegahan Karhutla bersama aparat kewilayahan. Sinergi antara Babinsa dan MPA dinilai efektif dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, tim patroli menggunakan satu unit kendaraan roda dua dinas sehingga dapat menjangkau titik-titik pemantauan dengan lebih cepat dan efisien.
Serma Herman menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya menjelang dan selama musim kemarau. Langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan TNI bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Alhamdulillah, kegiatan patroli hari ini berjalan aman, lancar, dan situasi wilayah tetap kondusif,” tutupnya.
Editor :Pendam XIX