Gelar Sambang Dialogis, Koptu Andrie Samosir Ajak Warga Talang Mulya Aktifkan Siskamling
BATANG CENAKU, INHU – Komitmen jajaran TNI dalam mengawal stabilitas keamanan di tingkat desa terus diintensifkan melalui aksi nyata di lapangan. Langkah preventif ini dibuktikan oleh Personel Babinsa Koramil 03/Seberida Kodim 0302/Inhu, Koptu Andrie.P.Samosir, yang bergerak taktis menggelar kegiatan sambang dialogis bersama warga binaan di Desa Talang Mulya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu pada Senin (22/06/2026).
?Aksi turun ke lapangan yang konsisten digalakkan ini menjadi pilar utama dalam strategi pembinaan teritorial komando kewilayahan guna memperkuat jalinan komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, jajaran Kodim 0302/Inhu berupaya memangkas sekat birokrasi sekaligus memetakan potensi kerawanan sosial di tingkat akar rumput secara real-time langsung dari perwakilan warga.
?Dalam forum dialog yang berlangsung santai tersebut, Koptu Andrie.P.Samosir secara lugas menyampaikan sejumlah instruksi keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, seperti aksi pencurian, penipuan, maupun tindak kriminalitas lainnya. Warga diajak untuk kembali mengaktifkan ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (Siskamling) sebagai langkah konkret pencegahan dini di wilayah pemukiman.
?“Kami mengajak seluruh warga untuk saling peduli dan bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila ada hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, jangan ragu untuk segera melapor kepada Babinsa maupun Bhabinkamtibmas,” tegas Koptu Andrie.P.Samosir di sela-sela interaksi hangatnya.
?Selain menyuarakan imbauan keamanan, forum informal ini difungsikan secara optimal untuk menggali informasi langsung terkait kondisi sosial dan stabilitas di Desa Talang Mulya. Data yang diperoleh dari obrolan harian tersebut dinilai sangat vital sebagai bahan evaluasi dan pemetaan potensi kerawanan, sehingga langkah penanganan preventif dapat diambil oleh aparat kewilayahan sejak dini.
?Pola pendekatan preemtif yang adaptif ini mendapat respons positif dari masyarakat desa setempat. Kehadiran aktif prajurit teritorial yang rutin turun langsung ke lapangan terbukti memberikan rasa aman berlipat, membuat warga merasa lebih diperhatikan, serta memicu semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendam XIX