Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Masuki Tahap Pengecoran Tapak Angkur
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Masuki Tahap Pengecoran Tapak Angkur
Sukaraja – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III, Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres yang positif. Memasuki tahap penting konstruksi, pekerjaan kini telah mulai melakukan pengecoran tapak angkur jembatan gantung, Selasa (23/06/2026).
Jembatan Perintis Garuda dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat, terutama saat musim banjir, serta mempermudah akses anak-anak menuju sekolah.
Jembatan gantung tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai kurang lebih 20 meter. Kedalaman sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat banjir ketinggian air dapat meningkat hingga 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi pekerjaan saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pada hari ini telah dimulai proses pengecoran tapak angkur sebagai bagian dari pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
"Hari ini pekerjaan sudah memasuki tahap pengecoran tapak angkur. Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama masyarakat turut bergotong royong membantu proses pembangunan agar pekerjaan dapat berjalan lancar," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk mencapai wilayah tujuan.
"Jika diumpamakan, perbedaan waktu tempuh antara kedua desa sekitar 30 menit dengan jarak tambahan kurang lebih 10 kilometer. Karena itu dibangunlah jembatan ini pada titik yang dianggap paling tepat untuk menghubungkan kedua wilayah," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat senang dengan progres pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah.
"Kami merasa senang melihat pembangunan jembatan ini terus berjalan. Jembatan Garuda memang sangat dibutuhkan masyarakat dan anak-anak sekolah agar akses mereka lebih mudah, terutama saat banjir," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut, baik yang berada di Desa Sukaraja maupun wilayah sekitarnya.
Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai sesuai rencana dan segera dimanfaatkan untuk meningkatkan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu