Pembuatan Mall Angkur Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan di Desa Sukaraja
Pembuatan Mall Angkur Jembatan Perintis Garuda Mulai Dikerjakan di Desa Sukaraja
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Dusun III Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan kemajuan yang positif. Memasuki tahapan terbaru, pekerjaan pembangunan jembatan gantung tersebut kini telah mulai melaksanakan proses pembuatan mall angkur, Rabu (17/06/2026).
Di lokasi pekerjaan terlihat personel TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong sedang mengerjakan pembuatan mall angkur sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan gantung yang nantinya akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso.
Jembatan Perintis Garuda dibangun sebagai akses penghubung dan jalur alternatif bagi masyarakat, terutama pada saat musim banjir. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga akan memudahkan mobilitas para pelajar yang selama ini mengalami kesulitan saat debit air sungai meningkat.
Jembatan gantung tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai kurang lebih 20 meter. Kedalaman sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat banjir ketinggian udara dapat meningkat hingga 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Saat ditemui di lokasi, Babinsa Kodim 0302/Indragiri Hulu yang turut memutarkan penyiaran pekerjaan menjelaskan bahwa proses pembuatan mall angkur mulai dilaksanakan hari ini sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan.
“Hari ini pekerjaan memasuki tahap pembuatan mall angkur Jembatan Gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja. Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu membantu proses pengerjaan agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini sangat penting karena akan memangkas waktu perjalanan masyarakat antara Desa Sukaraja dan wilayah Hulu Teso.
“Jika diumpamakan, perbedaan waktu perjalanan antara kedua wilayah tersebut bisa mencapai sekitar 30 menit dengan jarak tempuh lebih kurang 10 kilometer. Karena itu dipilih titik yang paling tepat untuk pembangunan jembatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebut namanya mengaku senang dengan berlangsungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, jembatan tersebut memang sudah lama dinantikan oleh masyarakat karena akan sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama bagi para pelajar.
“Kami merasa senang karena pembangunan jembatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat dan anak-anak sekolah. Dengan adanya jembatan ini nanti, akses akan lebih mudah dan aman,” ungkapnya.
Warga tersebut juga menambahkan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan Jembatan Perintis Garuda, baik masyarakat Desa Sukaraja maupun wilayah sekitar Hulu Teso.
Perkiraan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan sesuai rencana sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman, cepat, dan efektif dalam mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian warga.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu