Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Pengecoran Pondasi dan Tiang Angkur
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Pengecoran Pondasi dan Tiang Angkur
KUANTAN SINGINGI – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Dusun III, Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan kemajuan. Memasuki tahapan konstruksi penting, pekerjaan saat ini telah memasuki proses pengecoran pondasi dan tiang angkur jembatan gantung, Minggu (14/06/2026).
Di lokasi pekerjaan terlihat para pekerja bersama personel TNI dan masyarakat setempat bergotong royong melakukan pengecoran pondasi dan tiang angkur sebagai bagian dari pembangunan jembatan yang nantinya akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso.
Jembatan gantung Perintis Garuda dibangun untuk mempermudah akses transportasi masyarakat sekaligus menjadi jalur alternatif, terutama bagi warga dan pelajar saat musim banjir melanda kawasan tersebut. Jembatan ini memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai sekitar 20 meter. Kedalaman sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat banjir ketinggian udara dapat mencapai sekitar 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi pekerjaan mengatakan bahwa proses pengecoran pondasi dan tiang angkur telah dimulai pada hari ini.
“Hari ini pekerjaan sudah memasuki tahap pengecoran pondasi dan tiang angkur Jembatan Gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja. Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama masyarakat turut membantu agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut sangat penting karena akan memangkas jarak tempuh dan waktu perjalanan masyarakat antara wilayah yang selama ini harus ditempuh dengan rute yang lebih jauh.
“Jika diumpamakan, perbedaan waktu perjalanan antara dua wilayah tersebut sekitar 30 menit dengan selisih jarak sekitar 10 kilometer. Karena itu dipilih titik yang tepat untuk pembangunan jembatan sebagai penghubung Desa Sukaraja dan wilayah Hulu Teso,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang disebutkan namanya mengaku senang dengan pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan mempermudah akses anak-anak menuju sekolah.
“Kami sangat senang karena jembatan ini memang sudah lama dibutuhkan masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini juga akan membantu anak-anak sekolah, terutama saat kondisi banjir,” ungkapnya.
Warga tersebut menambahkan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan penghubung tersebut, baik dari Desa Sukaraja maupun wilayah sekitarnya.
Dengan dimulainya tahap pengecoran pondasi dan tiang angkur, masyarakat berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan lancar dan segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu