Jembatan Garuda Rohil Capai 25 Persen, Pengecoran Terus Dikebut
Wujud kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Serka Agus Trio bersama warga mengecor lantai jembatan beton berskala prioritas di Dusun Jati Mulyo, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (25/6/2026). (Foto: Dok. Koramil 01/Bangko)
ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda yang berada di SK 3 RT 01/RW 01, Dusun Jati Mulyo, Kepenghuluan Rokan Baru, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Kamis (25/6/2026), progres fisik pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut telah mencapai 25 persen.
Pengerjaan infrastruktur penghubung yang berada di wilayah binaan Koramil 01/Bangko, Kodim 0321/Rohil itu masih difokuskan pada tahapan pengecoran lantai jembatan. Sejak pagi, personel TNI bersama warga terlihat bergotong royong mengangkut dan meratakan material cor di atas rangka besi bertulang yang telah terpasang.
Babinsa Koramil 01/Bangko, Serka Agus Trio, turun langsung memimpin kegiatan di lapangan. Ia mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.
"Hari ini kami bersama empat orang warga fokus pada pengecoran lantai jembatan menggunakan rangka besi bertulang. Alhamdulillah, kesadaran masyarakat untuk bergotong-royong sangat tinggi, sehingga target progres hari ini sebesar 25 persen dapat tercapai dengan aman dan lancar tanpa kendala," ujar Serka Agus Trio di lokasi kegiatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan personel TNI dan warga bekerja bahu-membahu mengangkut material menggunakan gerobak dorong menuju titik pengecoran. Material kemudian diratakan secara manual guna memastikan konstruksi lantai jembatan memiliki daya tahan dan kekuatan yang optimal.
Pembangunan Jembatan Garuda dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Dusun Jati Mulyo dan sekitarnya. Selama ini, akses transportasi warga masih terbatas sehingga keberadaan jembatan permanen dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat. Karena itu, pembangunan infrastruktur ini mendapat dukungan penuh dari warga yang secara sukarela terlibat dalam proses pengerjaan.
Untuk tahapan selanjutnya, tim pelaksana dijadwalkan melanjutkan pengecoran balok serta menyelesaikan sisa lantai jembatan. Pekerjaan juga akan difokuskan pada pemasangan mal tiang utama guna memperkuat struktur konstruksi sebelum memasuki tahap berikutnya.
Dengan capaian seperempat dari total pekerjaan, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan terus berjalan sesuai target. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepenghuluan Rokan Baru.
Editor :Tim Sigapnews