Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Perataan Tanah Bekas Pondasi
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Perataan Tanah Bekas Pondasi
Kuantan Singingi – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III, Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi terus menunjukkan progres. Pada Jumat (26/6/2026), pekerjaan memasuki tahap perataan tanah bekas pondasi sebagai bagian dari proses pembangunan jembatan gantung yang akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso.
Jembatan Perintis Garuda dibangun sebagai akses penghubung sekaligus jalur alternatif bagi masyarakat, terutama saat banjir melanda. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat membantu para pelajar yang selama ini mengalami kesulitan menuju sekolah ketika debit air sungai meningkat.
Jembatan tersebut memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai kurang lebih 20 meter. Kedalaman sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara tinggi muka air saat banjir dapat mencapai sekitar 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Indragiri Hulu yang berada di lokasi pekerjaan menjelaskan bahwa pada hari ini proses pembangunan difokuskan pada perataan tanah bekas pondasi sebagai persiapan untuk tahapan pekerjaan berikutnya.
"Dalam pekerjaan ini, personel TNI bersama masyarakat bergotong royong membantu proses pembangunan sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut dipilih pada titik yang paling strategis agar dapat menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso. Dengan adanya jembatan ini, waktu tempuh masyarakat diperkirakan menjadi lebih singkat, menghemat perjalanan sekitar 30 menit atau memangkas jarak hingga kurang lebih 10 kilometer.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaraja yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, jembatan tersebut telah lama dinantikan karena akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun anak-anak sekolah.
"Kami merasa senang karena jembatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan segera dapat digunakan," ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut, baik warga Desa Sukaraja maupun masyarakat di wilayah sekitar Hulu Teso. Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat selesai sesuai rencana dan menjadi sarana transportasi yang aman serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu