TNI Perkuat Patroli Pelabuhan Obak, Arus Masuk Tetap Terkendali
ROKAN HILIR – Aparat gabungan kembali memperketat pengawasan di Pelabuhan Penumpang Obak, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (29/6/2026). Patroli yang dipimpin personel Koramil 04/Kubu itu memastikan tidak ada warga negara asing (WNA) maupun pekerja migran Indonesia (PMI) yang masuk melalui jalur pelabuhan tersebut.
Kegiatan pengawasan dilakukan oleh Koptu G.V. Ginting bersama unsur TNI AL dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Sebanyak sembilan personel diterjunkan dalam patroli, terdiri atas satu anggota TNI AD, satu anggota TNI AL, dan tujuh personel KPLP. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala.
Sejak patroli dimulai, petugas menyisir area dermaga, mengawasi aktivitas penumpang, serta memantau setiap kapal yang keluar dan masuk pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya warga negara asing maupun pekerja migran melalui jalur laut secara tidak resmi sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah pesisir.
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya WNA yang memasuki wilayah tersebut. Selain itu, tidak tercatat PMI yang kembali melalui Pelabuhan Penumpang Obak selama pelaksanaan patroli.
Danramil 04/Kubu menegaskan pengawasan di kawasan pelabuhan akan terus dilakukan secara rutin bersama instansi terkait. "Kami akan terus meningkatkan patroli dan bersinergi dengan seluruh unsur pengamanan untuk memastikan setiap aktivitas di pelabuhan berjalan aman serta mencegah potensi pelanggaran keimigrasian maupun gangguan keamanan," ujarnya.
Patroli terpadu ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan pintu masuk wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu menjaga keamanan perairan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut di Pelabuhan Penumpang Obak.
Editor :Tim Sigapnews