Patroli Humanis Babinsa di Binawidya, Edukasi Warga Cegah Karhutla Sejak Dini
Bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), ia menyusuri area rawan yang telah dipetakan untuk memastikan tidak adanya titik api di tengah cuaca panas dengan intensitas matahari yang tinggi.
Pekanbaru - Sebagai garda terdepan di wilayah, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Wiyono turun langsung melaksanakan patroli dan komunikasi sosial (komsos) pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Delima, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Rabu (15/7/2026).
Bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), ia menyusuri area rawan yang telah dipetakan untuk memastikan tidak adanya titik api di tengah cuaca panas dengan intensitas matahari yang tinggi.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis. Serka Wiyono mengajak warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, sekaligus membagikan panduan langkah-langkah pencegahan karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca panas dengan intensitas terik matahari yang cukup tinggi.
“Edukasi ini penting agar masyarakat memahami dampak besar dari kebakaran lahan. Kami mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena risikonya sangat besar, baik bagi lingkungan maupun kesehatan,” ujar Serka Wiyono di sela kegiatan.
Dalam patroli tersebut, Babinsa tidak bekerja sendiri. Ia turut menggandeng Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan menyusuri jalur yang telah dipetakan berdasarkan titik koordinat rawan karhutla.
Dari hasil pemantauan, ditemukan sejumlah area dengan kondisi rumput kering meski sebagian masih tampak hijau.
Perwakilan MPA yang ikut dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Babinsa sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Pendekatan langsung seperti ini lebih efektif. Warga jadi lebih paham dan mau ikut menjaga lingkungan,” ujarnya.
Meski kondisi lahan menunjukkan potensi rawan, hasil patroli memastikan tidak ditemukan titik api maupun titik asap. Situasi di wilayah tersebut dinyatakan aman dan nihil dari indikasi kebakaran.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi, Kapten Inf Tayung, saat dihubungi terpisah menegaskan bahwa kegiatan patroli dan komsos akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif.
“Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah harus aktif melakukan deteksi dini dan pencegahan. Kami tekankan pendekatan humanis agar masyarakat sadar dan ikut berperan dalam mencegah karhutla,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, masyarakat dan unsur terkait menjadi kunci utama dalam menekan potensi kebakaran, khususnya di musim kemarau.
Dengan langkah proaktif tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi