Babinsa Sungai Ambang Perketat Patroli Karhutla, Serka Andi Saputra Sisir Wilayah Rumbai Timur, Hots
Babinsa Kelurahan Sungai Ambang, Koramil 04/Lph, Kodim 0301/Pbr, Serka Andi Saputra, turun langsung melaksanakan patroli dan sosialisasi cegah Karhutla mulai pukul 10.30 WIB.
Pekanbaru – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 04/Lph, Kodim 0301/Pekanbaru. Langkah pencegahan kembali dilakukan pada Sabtu (8/8/2026) melalui kegiatan patroli sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadinya kebakaran.
Babinsa Kelurahan Sungai Ambang, Koramil 04/Lph, Kodim 0301/Pbr, Serka Andi Saputra, turun langsung melaksanakan patroli dan sosialisasi cegah Karhutla mulai pukul 10.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus memastikan kondisi wilayah binaan tetap aman dari potensi kebakaran.
Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah jalur dan kawasan di Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Rute yang dilalui meliputi Jalan Teluk Leok Ujung RT 03/RW 01 Kelurahan Limbungan, Jalan Family Raya RT 01/RW 06 Kelurahan Lembah Sari, hingga Jalan Pramuka Ujung Perum Indah Permai RT 03/RW 10 Kelurahan Lembah Sari.
Perjalanan patroli kemudian dilanjutkan menuju Jalan Kemping RT 01/RW 02 Kelurahan Sungai Ambang, Jalan Lingkar Danau Buatan Dermaga I dan II, Jalan Pramuka Ujung kawasan Danau Bandar Khayangan, serta Jalan Cipta Nusa RT 01/RW 01 di sekitar Dermaga II Danau Buatan, Kelurahan Sungai Ambang.
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Serka Andi Saputra tidak hanya melakukan pemantauan kondisi lapangan, tetapi juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla.
Masyarakat diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya kepulan asap maupun indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.
Langkah tersebut dinilai penting karena kebakaran yang awalnya berasal dari titik kecil dapat dengan cepat meluas apabila terjadi di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar, terlebih ketika kondisi cuaca dan angin mendukung penyebaran api.
Patroli juga menjadi bagian dari upaya memastikan kawasan rawan tetap berada dalam pengawasan. Dengan hadir langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi terkini sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian penting dalam sistem pencegahan Karhutla.
Dari hasil pemantauan di sepanjang rute patroli, situasi wilayah terpantau aman. Tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun titik asap.
Hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap nihil. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa selama pelaksanaan patroli tidak ditemukan tanda-tanda kebakaran di wilayah yang disisir.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari satu orang personel TNI dan satu orang personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Patroli dilaksanakan menggunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana mobilitas untuk menjangkau sejumlah kawasan yang menjadi sasaran pemantauan.
Selain melakukan pemantauan, patroli juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap kualitas udara.
Karena itu, pencegahan menjadi langkah utama. Babinsa bersama unsur masyarakat terus mendorong keterlibatan warga agar tidak hanya menunggu ketika kebakaran terjadi, tetapi turut berperan aktif mencegah munculnya sumber api.
Kegiatan patroli seperti ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga wilayah. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat kewaspadaan sekaligus mempercepat informasi apabila sewaktu-waktu ditemukan potensi Karhutla.
Jajaran Koramil 04/Lph akan terus meningkatkan pemantauan di wilayah binaan, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi rawan terbakar. Deteksi dini, patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk memastikan wilayah Rumbai Timur tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dengan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat, diharapkan potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini. Hari ini hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap nihil—kewaspadaan tetap menjadi kunci agar kondisi tersebut terus dipertahankan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 limapuluh