Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Telusuri Kawasan Hutan Pangkalan Nyirih
Hutan Pangkalan Nyirih Disisir, Babinsa Pastikan Ancaman Karhutla Terpantau
RUPAT — Sertu Polarianto Hutapea, Babinsa Koramil 04/Rupat, bersama warga Dusun Gonyeh menyusuri kawasan hutan Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Selasa (11/8/2026), untuk memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak dini.
Medan hutan yang rapat tidak menyurutkan langkah mereka. Dari jalur yang dipenuhi semak, pepohonan dan ranting kering, patroli dilakukan dengan berjalan kaki untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman.
Sertu Polarianto bersama warga mengamati kondisi vegetasi dan permukaan tanah di sekitar kawasan hutan. Mereka juga mencermati titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi munculnya api, terutama ketika kondisi lingkungan memasuki periode rawan kebakaran.
Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan mengedepankan deteksi dini. Bagi Babinsa dan masyarakat, menemukan potensi gangguan lebih awal jauh lebih penting daripada menunggu api membesar dan sulit dikendalikan.
“Kami bersama warga terus melakukan pemantauan kawasan hutan. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, segera dilaporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” kata Sertu Polarianto Hutapea.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya penggunaan api secara sembarangan di kawasan yang berdekatan dengan hutan dan lahan.
Keterlibatan warga Dusun Gonyeh menjadi kekuatan penting dalam pengawasan tersebut. Masyarakat yang beraktivitas dan tinggal di sekitar kawasan hutan memiliki peluang lebih besar untuk mengetahui perubahan kondisi lingkungan secara cepat.
Patroli berjalan dengan menyisir kawasan secara langsung. Cara ini memungkinkan Babinsa dan warga melihat kondisi lapangan sekaligus membangun kewaspadaan bersama terhadap ancaman karhutla.
Langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya bergantung pada tindakan ketika api sudah muncul. Pengawasan rutin, komunikasi masyarakat dan respons cepat menjadi mata rantai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENRamil 04/Rupat, Kodim 0303/Bengkalis