Babinsa Kandis Sisir Wilayah Rawan, Antisipasi Karhutla Sejak Dini
Dua Babinsa Koramil 05/Pwk Kandis Kodim 0322/Siak, Serda Roni Panjaitan dan Koptu I Ketut B, bergerak melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Selasa (11/8/2026).
Dua Babinsa Koramil 05/Pwk Kandis Kodim 0322/Siak, Serda Roni Panjaitan dan Koptu I Ketut B, bergerak melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Selasa (11/8/2026).
Patroli tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian terhadap potensi munculnya kebakaran. Keduanya memantau kondisi lingkungan sekaligus memastikan tidak ada tanda-tanda kebakaran maupun aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Babinsa memperkuat kewaspadaan di wilayah binaan. Pencegahan dilakukan dengan pemantauan langsung agar potensi kebakaran dapat diketahui sedini mungkin sebelum berkembang dan meluas.
Di lapangan, Serda Roni Panjaitan dan Koptu I Ketut B tidak hanya melakukan pemantauan visual. Mereka juga memperhatikan kondisi lahan dan lingkungan sekitar serta meningkatkan komunikasi dengan masyarakat agar bersama-sama menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya Karhutla,” ujar Serda Roni Panjaitan.
Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran, terutama ketika ditemukan kondisi lingkungan yang berpotensi memudahkan api berkembang.
Koptu I Ketut B menegaskan, pencegahan harus dilakukan sebelum api muncul. Karena itu, Babinsa akan terus memantau wilayah dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran atau kondisi yang membutuhkan penanganan.
“Kami tidak ingin menunggu api muncul baru bergerak. Lebih baik mencegah sejak awal dengan patroli dan pemantauan rutin,” tegas Koptu I Ketut B.
Patroli juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Dengan pengawasan bersama, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan dan kondisi lingkungan tetap aman.
Upaya pencegahan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya bergantung pada respons ketika kebakaran terjadi. Deteksi dini, patroli rutin, kepedulian warga, dan tindakan cepat menjadi kunci untuk mencegah api berubah menjadi bencana yang lebih besar.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 05/Pwk Kandis