Anggota Koramil 05/Gas Bersama Anggota Polsek Gas dan (MPA) Gas Melaksanakan Pendinginan Lahan
Babinsa Koramil 05/Gas, Sertu Guntur Sempurna dan Koptu Suriadi bersama anggota Polsek Gas dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Gas melaksanakan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di di Desa Rambaian Kec.Gas .perbatasan Desa R
Babinsa Koramil 05/Gas, Sertu Guntur Sempurna dan Koptu Suriadi bersama anggota Polsek Gas dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Gas melaksanakan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di di Desa Rambaian Kec.Gas .perbatasan Desa Rambaian kec Gas dan Desa semambu kuning, Kec Gaung. Kab Inhil* Titik kejadian berada di koordinat:*Lokasi Kebakaran:
Desa semambu kuning, kec. Gaung Kab Inhil *0.13683,103.11865"E. Rabu (12/7/2026).
Danramil 05/Gas Lettu Inf Sugianto, didampingi Bati Ruud Serma Ogen Nafit dan Babinsa Sertu Guntur, membenarkan adanya kegiatan pemadaman dan pendinginan di wilayah Koramil 05/Gas.
“Dari hasil pemadaman dan pendinginan. Jarak dari Koramil menuju lokasi : 40 ± KM. yang dilakukan oleh jajaran di lapangan, Luas Lahan Terbakar : 2 ± Ha. api terlihat hanya menyisakan titik asap. Luas lahan yang dilakukan pendinginan sekitar dua hektare,” ujar Lettu Inf Sugianto, Rabu(12/7/2026)
Menurut Danramil, kebakaran terjadi di kebun warga masyarakat yang didominasi oleh semak belukar. Mendapatkan informasi kebakaran, pihaknya langsung berkoordinasi dengan MPA untuk melakukan percepatan penanganan.
“Begitu mendapat informasi adanya titik api, kami langsung berkoordinasi dan terjun ke lokasi bersama MPA dan warga. Api berhasil dipadamkan, namun masih menyisakan asap,” tambahnya.
Dalam upaya pemadaman dan pendinginan tersebut, diturunkan personel gabungan terdiri dari TNI 2 org Polri : 4 org, MPA : 5 org, Sekurity pt cpk:7 orang, Karyawan pt cpk : 15 orang, Masyarakat desa rambaian dan desa semambu kuning : 20 org
Peralatan yang digunakan antara lain 12 unit kendaraan roda dua, satu unit mesin mini staker, 30 roll selang, dua buah nozel, dua buah selang hisap.
Kapten Iswandi juga menekankan pentingnya peran perangkat desa dalam mencegah terjadinya karhutla. Ia mengimbau penghulu, kepala dusun, dan RT/RW agar meningkatkan patroli serta mengingatkan masyarakat, termasuk untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau seperti sekarang ini karena sangat berbahaya dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini penyebab utama kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Sementara ini, sumber api masih dalam proses penyelidikan. Saat ini tinggal titik asap, dan kami masih terus melaksanakan pendinginan,” pungkas Lettu Inf Sugianto.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 05/Gas Dim 0314/Inhil