Deteksi Dini Karhutla, Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Sisir Wilayah Agrowisata
Patroli tersebut dilakukan untuk memantau kondisi wilayah sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan
Pekanbaru - Di tengah kondisi cuaca panas yang melanda Kota Pekanbaru dan kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat semakin diperlukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Langkah pencegahan dilakukan Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Harfan dengan melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di Jalan Kurnia Ujung RT 06/RW 05, Kelurahan Agrowisata, Sabtu (15/8/2026).
Patroli tersebut dilakukan untuk memantau kondisi wilayah sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, khususnya ketika membuka maupun membersihkan lahan untuk perkebunan baru.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Harfan didampingi satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Keduanya menyusuri wilayah menggunakan satu unit sepeda motor untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dari potensi munculnya titik api.
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap. Pemantauan dilakukan pada koordinat 0.587389° Lintang dan 101.377848° Bujur.
Serda Harfan mengatakan kondisi cuaca panas dan mulai munculnya kabut asap harus menjadi perhatian bersama karena kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi cuaca panas seperti sekarang, api kecil sekalipun dapat dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan," ujarnya.
Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan menunggu terjadinya kebakaran. Karena itu, Babinsa akan terus melakukan patroli dan komunikasi dengan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Karhutla.
Sementara itu, personel MPA yang ikut dalam patroli tersebut mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan masing-masing.
"Kami bersama Babinsa terus mengingatkan warga supaya tidak membakar lahan. Kalau melihat adanya asap atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani lebih awal," ujarnya.
Terpisah, Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting menegaskan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan, terlebih ketika kondisi cuaca panas mulai meningkatkan risiko kebakaran.
"Babinsa harus hadir di tengah masyarakat untuk melakukan patroli, memberikan imbauan dan mendeteksi sejak dini apabila ada potensi Karhutla. Jangan sampai kita bergerak setelah api membesar. Pencegahan dan deteksi dini harus menjadi prioritas," tegas Kapten Inf Simon.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kebakaran yang meluas serta berdampak terhadap kualitas udara dan aktivitas masyarakat.
Kegiatan patroli dan sosialisasi berlangsung aman dan lancar. Hingga pemantauan selesai, kondisi wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dengan hotspot, titik api dan titik asap nihil.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat